Waspada Hantavirus! Puluhan Kasus Ditemukan di RI, Tiga Korban Jiwa Berjatuhan

Minggu, 17 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id— Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Hanta setelah muncul kasus infeksi di kapal pesiar MV Hondius beberapa waktu lalu. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

 

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO untuk melakukan screening terhadap potensi penyebaran virus tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi agar penularan tidak meluas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

BACA JUGA :  Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

 

Budi mengatakan virus Hanta termasuk jenis virus yang perlu diwaspadai karena memiliki risiko kesehatan serius. Meski demikian, hingga saat ini penyebaran kasus disebut masih terkonsentrasi di kapal pesiar dan belum menunjukkan indikasi penyebaran luas.

BACA JUGA :  Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Korlantas Polri Maksimalkan Tilang ETLE untuk Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

 

“Ini virus yang cukup berbahaya, sehingga koordinasi dengan WHO sudah dilakukan untuk proses screening,” ujar Budi dalam keterangannya.

 

Selain berkoordinasi dengan WHO, pemerintah juga mulai menyiapkan alat deteksi dini seperti rapid test dan mesin PCR untuk mendukung pemeriksaan apabila ditemukan dugaan kasus di Indonesia. Persiapan tersebut dilakukan guna mempercepat identifikasi dan penanganan apabila terjadi penyebaran.

BACA JUGA :  Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan

 

Kementerian Kesehatan menyebut langkah pencegahan menjadi prioritas utama agar sistem kesehatan nasional siap menghadapi kemungkinan masuknya virus dari luar negeri. Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi internasional terkait penyebaran virus Hanta.

Sumber Berita: Kementerian kesehatan RI

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:22

TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Berita Terbaru