Berau Cerdas dipastikan tetap berjalan meski Pemerintah Kabupaten Berau tengah menghadapi efisiensi anggaran.

Bupati Berau,menegaskan bahwa kebijakan efisiensi bukan berarti pemerintah menghentikan program unggulan tersebut.

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, BERAU. – Program Beasiswa Berau Cerdas dipastikan tetap berjalan meski Pemerintah Kabupaten Berau tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran pada tahun 2026.

‎Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan, sektor pendidikan masih menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal yang terjadi akibat penurunan dana transfer pusat dan kebijakan efisiensi anggaran.

‎“Program beasiswa tetap kita laksanakan sebaik mungkin. Tetapi dengan adanya efisiensi saat ini tentu ada hal-hal yang harus menjadi prioritas,” ujar Sri Juniarsih.

‎Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi bukan berarti pemerintah menghentikan program unggulan tersebut. Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah saat ini.

‎Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Berau tetap berkomitmen menjalankan janji politik, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

BACA JUGA :  Sungai Meluap, Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Banjir

‎“Bukan berarti saya menutup dan membatalkan program tersebut. Tetap saya laksanakan, tetapi tentu saja melihat kemampuan anggaran yang ada,” Tegasnya

‎Kondisi fiskal Kabupaten Berau sendiri saat ini tengah menghadapi tekanan cukup berat. Pemkab Berau mengalami koreksi APBD akibat penurunan dana transfer, terutama dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang selama ini menjadi penopang utama pendapatan daerah.

BACA JUGA :  Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

‎Di tengah keterbatasan tersebut, Sri Juniarsih meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap menjaga kualitas pelayanan publik dan memaksimalkan program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat.

‎Selain pendidikan, pemerintah daerah juga mulai mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM sebagai sumber penguatan ekonomi daerah, Agar tidak terus bergantung pada dana transfer pusat

Penulis : Rudi Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI
DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan
Bapelkum Bitung Pastikan Pelatihan Berdampak Nyata, Evaluasi Kompetensi ASN di Kanwil Kemenkum Sulsel
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29 WIB

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:56 WIB

GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:47 WIB

DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:47 WIB

Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru