Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 

- Publisher

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – ATR/BPN kabupaten Probolinggo Jawa Timur terindikasi mengabaikan dan enggan bertanggung jawab atas produk nya sendiri yang diduga cacat administrasi, cacat yuridis, terdapat kesalahan, kelalalain, tidak cermat, tidak teliti, dalam proses pendaftaran dan penerbitan sertifikat PRONA 2010 dan PTSL tahun 2018 – 2023 -2023 -2024. (04/08/2026).

Berdasarkan data hasil investigasi media di beberapa kecamatan di kabupaten Probolinggo. Banyak sertifikat yang di terbitkan melalui program PRONA dan PTSL yang diduga bermasalah, mulai dari salah nama, salah peta bidang, hasil ukur menindih jalan, cacat administrasi dan yuridis. Kesalahan tersebut berpotensi memicu percekcokan batas tanah antar warga dan telah terjadi di desa Gading kulon kecamatan Banyuanyar.

Miris nya pada tanggal 21 Juli 2026, oknum Kepala Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Probolinggo “Agus Susmiyanto” memblokir nomor whatsap media. Sebelumnya, pada tanggal 01 Juni 2026, Kabiro media online Suara Utama kabupaten Probolinggo secara tertulis meminta/memohon klarifikasi terkait sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018 yang diduga cacat administrasi dan yuridis. Namun, sampai detik ini tidak ada jawaban.

Korban PTSL 2023 yang enggan di publikasikan identitas nya meminta Menteri ATR/BPN agar membekukan progam PTSL 2026. Dengan maksud dan tujuan agar masyarakat tidak menjadi korban dan ATR/BPN kabupaten Probolinggo bertanggung jawab atas produk yang di keluarkan dan yang belum di keluarkan.

“Kami meminta kepada menteri ATR/BPN RI agar membekukan progam PTSL 2026 sampai ATR/BPN kabupaten Probolinggo menyelesaikan semua permasalahan sertifikat yang salah nama, salah peta bidang, cacat administrasi dan yuridis, dan sertifikat yang sampai saat ini belum di selesaikan. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Korban PTSL Mendesak Selesaikan Semua Permasalahan, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Jangan Kejar Terget PTSL 2026

Ia menduga atas sertifikat PRONA dan PTSL yang cacat Admistrasi, cacat Yuridis, salah peta bidang, salah nama, diduga akibat kelalalain, tidak cermat dalam meneliti berkas dan dalam penerbitan sertifikat. Namun, menurut nya, kesalahan tersebut di bebankan kepada masyarakat. lagi lagi masyarakat jadi korban.

“Pemohon sertifikat melalui program PRONA dan PTSL itu bayar dengan nominal yang bervariasi. Ketika oknum ATR/BPN lalai, tidak cermat dalam memeriksa berkas, dalam menerbitkan sertifikat, oknum ATR/BPN terkesan enggan bertanggung jawab. Ada juga yang di perbaiki namun, diduga di mintai sejumlah uang. Yang melakukan kesalahan oknum BPN yang menanggung masyarakat. “Ujar nya.

BACA JUGA :  UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 

Menanggapi di blokir nya nomor whatsap media. Aktivis kabupaten Probolinggo “ZN” mengecam keras tindakan oknum kepala kantor ATR/BPN kabupaten Probolinggo. Menurutnya, tindakan tersebut, menunjukkan sifat arogansi dan tidak kooperatif dalam memberikan keterbukaan informasi. Menghindar atau menutup diri dari upaya konfirmas, tidak transparan dalam menjalankan fungsi jabatan publik.

“Kami sebagai aktivis di kabupaten Probolinggo mengutuk keras tindakan oknum kepala kantor ATR/ATR kabupaten Probolinggo. Tindakan tersebut menunjukkan sifat arogansi, tidak koperatif, anti kritik dan tidak profesional. Tindakan menghindar dari media memperkuat dugaan adanya upaya menutupi kelalaian kerja atau kesalahan prosedural menahun.”Tegas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers
DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 September 2026 - 15:39 WIB

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Minggu, 13 September 2026 - 13:24 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa

Jumat, 11 September 2026 - 13:53 WIB

Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Berita Terbaru

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

FOTO:Memakai Kaos Hitam Wakil Direktur Persebaya, Nanang Priyanto saat jumpa Pers di Amaris Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Jum'at 18 September 2026 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Nasional

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:39 WIB

https://mancingjitu.com/