Togar, Pengusaha Sumur Bor di Merangin Meradang: Perundingan Proyek 45 Juta Dikhianati Oleh Taboy

- Publisher

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Dunia usaha kembali tercoreng oleh ulah oknum yang dinilai tidak beretika dalam berbisnis. Seorang pengusaha sumur bor bernama Lestiarto alias Bang Togar, warga Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, mengaku dizalimi dan dipermainkan oleh seorang pemborong proyek bernama Taboy, warga Kabupaten Merangin.

Kepada media ini, Bang Togar menyampaikan kekecewaan mendalam terkait perundingan pembangunan sumur bor di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, dalam lingkup proyek MBG. Ia menuturkan bahwa Taboy sendiri yang menghubungi dan mengajak kerja sama, dengan nilai proyek sebesar Rp45 juta untuk pengeboran sumur sedalam 80 meter.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Tingkatkan Kompetensi ASN Hadapi Tantangan Informasi Digital

 “Kami sudah berunding, sudah sepakat. Bahkan pada Senin lalu kami komunikasi dan deal. Saya pun langsung membeli beberapa peralatan untuk ke lokasi,” ujar Togar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun semua berubah pada Rabu, 1 Oktober 2025, ketika Togar hendak berangkat menuju lokasi proyek dan menghubungi kembali Taboy.

BACA JUGA :  Redaksi SUARA UTAMA Hadiri Uji Publik Dana Jurnalisme oleh Dewan Pers 

“Saat saya telepon, apa jawab dia? Katanya sumur bor itu sudah ada yang mengerjakan. Sontak saya kaget. Lah, perundingan kami ini dianggap apa? Saya sudah keluar modal, tapi seenaknya dibatalkan sepihak tanpa kabar!” kesalnya.

Togar menduga dirinya diperlakukan semena-mena hanya karena dianggap orang kecil. Ia menuding Taboy bertindak sok berkuasa karena merasa punya nama dan pengaruh di Kabupaten Merangin.

BACA JUGA :  7 Tips Menjadi Wartawan Kompeten di Era Digital

“Jangan karena punya jabatan atau nama besar, lalu sesuka hati mempermainkan orang kecil. Etika bisnis di mana? Kesepakatan itu harga diri!” tegasnya.

Togar mendesak agar Taboy bertanggung jawab atas kerugian materi maupun moral yang dialaminya.

“Saya minta pertanggungjawaban. Jangan seenaknya saja menggagalkan perundingan yang sudah disepakati. Kalau begini caranya, masyarakat kecil mau usaha pun bisa mati sebelum bergerak,” pungkasnya.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 459 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:04 WIB

Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB