Rakyat Serukan Demonstrasi Akbar di DPR RI: Desak Pergantian Ketua DPR dan Reformasi Parlemen

- Publisher

Minggu, 28 September 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 28/09/2025 –

Gelombang ketidakpuasan publik terhadap kinerja DPR RI semakin menguat. Sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar Demonstrasi Akbar pada Rabu, 1 Oktober 2025 di depan Gedung DPR RI, Senayan – Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini menyoroti lemahnya fungsi pengawasan DPR terhadap pemerintah. Kritik utama diarahkan pada Ketua DPR RI Puan Maharani, yang dinilai gagal menunjukkan kepemimpinan tegas untuk membela kepentingan rakyat. Karena itu, salah satu tuntutan utama aksi adalah pergantian Ketua DPR RI dengan sosok yang lebih independen, berintegritas, dan pro rakyat.

BACA JUGA :  Halal Bihalal RMR Malsel: Perkuat Barisan, Siap Tebar 500 Porsi untuk Rakyat

Tuntutan Aksi

Koordinator aksi menyebutkan, sedikitnya ada tujuh tuntutan utama yang akan disuarakan dalam demonstrasi:

1. Penggantian Ketua DPR RI Puan Maharani.

2. Reformasi DPR RI agar fokus pada fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

3. Transparansi kebijakan pajak dengan menolak kenaikan PPN, PPH, PBB, dan pajak kendaraan yang memberatkan rakyat kecil.

4. Pemberantasan korupsi dan oligarki melalui percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor.

5. Penghentian mafia SDA dan pendidikan, termasuk mafia tambang, hutan, tanah, hingga pungutan liar di sekolah dan perguruan tinggi.

BACA JUGA :  Petani Minta Pemerintah Berau Dan Perusahaan Membantu Jalan Agar Usaha Tani Direalisasikan

6. Evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) agar benar-benar pro rakyat dan tidak dikuasai kepentingan elit.

7. Penegakan demokrasi sehat, termasuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 serta memperkuat independensi KPU, Bawaslu, dan KPK.

 

Seruan untuk Media

Dalam pernyataannya, penyelenggara aksi menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal gerakan rakyat. Media diminta tetap setia pada tugasnya: menjalankan fungsi kontrol sosial, menyuarakan kebenaran, memberikan pendidikan publik, serta mengadvokasi kepentingan rakyat kecil.

BACA JUGA :  Urgensi Reformasi Pendidikan Menggugat Sistem Pendidikan yang Kaku

> “Media adalah mitra rakyat dalam perjuangan demokrasi. Kami berharap rekan-rekan pers terus mengawasi dan mengkritisi DPR agar tidak abai terhadap rakyat,” tegas juru bicara aksi.

 

Seruan Aksi Damai

Aksi ini terbuka untuk seluruh rakyat Indonesia – mahasiswa, buruh, petani, guru, pedagang, pengemudi ojek, hingga organisasi masyarakat sipil. Penyelenggara menekankan bahwa demonstrasi akan dilakukan secara damai, tertib, dan konstitusional.

> “Kedaulatan rakyat tidak boleh dikalahkan oleh oligarki. DPR harus kembali ke khitahnya, atau kepemimpinannya diganti,” tambahnya.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Aliansi indonesia

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB