Presiden Prabowo Subianto: TNI Adalah Anak Kandung Rakyat, Benteng NKRI, dan Pilar Indonesia Maju

- Publisher

Minggu, 5 Oktober 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monas, Jakarta, pada Minggu (5/10/2025).

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan kembali peran strategis TNI sebagai “anak kandung rakyat” dan benteng kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “TNI lahir dari rahim perjuangan rakyat Indonesia. TNI adalah anak kandung rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Selama TNI setia kepada rakyat dan Pancasila, bangsa ini akan kokoh selamanya,” ujar Presiden Prabowo dalam amanatnya.

 

Fakta Kegiatan Lapangan

Upacara HUT TNI ke-80 dihadiri oleh ribuan prajurit aktif dari tiga matra: TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara.
Sebanyak 133.000 personel TNI dan lebih dari 1.000 alutsista dikerahkan dalam parade militer yang menampilkan kemampuan pasukan dan teknologi pertahanan nasional terkini.

BACA JUGA :  Berau. Memperingati Hari Nelayan Nasional sekaligus HUT HNSI ke-53. Pihak kesultanan menilai pemerintah daerah mulai mengabaikan nilai-nilai historis.

Presiden tiba di lokasi upacara dengan kendaraan taktis Maung Pindad, simbol kedekatan antara pemimpin negara dan prajurit. Hadir mendampingi Presiden, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta jajaran pejabat tinggi negara dan perwakilan negara sahabat.

Isi Pokok Amanat Presiden

Dalam pernyataannya, Presiden menyoroti tiga hal utama:

1. Kemandirian Pertahanan dan Teknologi Nasional

> “Kita tidak boleh lagi bergantung pada pihak luar. Indonesia harus mandiri dalam industri pertahanan dan teknologi strategis.”

 

2. Reformasi Kepemimpinan di Tubuh TNI

> “Kepemimpinan di lingkungan TNI tidak boleh didasarkan pada senioritas semata. Yang harus kita utamakan adalah prestasi, dedikasi, dan loyalitas kepada bangsa.”

BACA JUGA :  Keluarga Kuat, Pemasyarakatan Hebat, Lapas Bangko Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33 Lewat Upacara Penuh Makna

 

3. Kedekatan TNI dengan Rakyat

> “Prajurit TNI harus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya saat perang, tetapi juga ketika rakyat membutuhkan bantuan — dalam bencana, dalam pembangunan, dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan.”

 

 

Tema HUT ke-80 TNI: “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”

Tema ini mencerminkan komitmen TNI untuk menjadi kekuatan profesional, adaptif, dan humanis, yang selalu berdiri di garis depan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus membantu rakyat dalam berbagai bidang.

Presiden menegaskan, di era transformasi global dan ancaman multidimensi, TNI dituntut untuk tidak hanya kuat secara militer, tetapi juga tangguh secara moral dan teknologi.

> “Ancaman masa depan bukan hanya senjata dan perang terbuka, tetapi juga disinformasi, perang siber, dan ketergantungan ekonomi. Kita harus siap di semua lini,” tegasnya.

BACA JUGA :  Dugaan Yang Sama Mencuat ke Publik, BPN No comment Atas Klarifikasi Media Perihal Sertifikat PRONA dan PTSL Desa Gading Kulon 

 

Harapan untuk TNI dan Bangsa

Presiden menutup sambutannya dengan pesan tegas dan harapan besar bagi seluruh jajaran TNI:

> “Saya percaya, selama TNI tetap bersama rakyat, berdisiplin tinggi, dan berpegang pada Sapta Marga serta Sumpah Prajurit, Indonesia akan menjadi bangsa besar yang dihormati dunia.”

 

Upacara ditutup dengan defile pasukan gabungan, atraksi udara oleh TNI AU, serta display alutsista darat, laut, dan udara, disambut dengan meriah oleh masyarakat yang memadati kawasan Monas.

Penutup

Melalui momentum HUT ke-80 ini, pemerintah menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat postur pertahanan nasional, kesejahteraan prajurit, dan modernisasi sistem pertahanan Indonesia menuju visi “Indonesia Emas 2045”.

“Dirgahayu TNI! Bersama Rakyat, TNI Kuat, Indonesia Maju!”

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim wartawan ALiansi Cyber Pers Aktivis Indonesia

Berita Terkait

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO
Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 
Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:28 WIB

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB