Berau. Memperingati Hari Nelayan Nasional sekaligus HUT HNSI ke-53. Pihak kesultanan menilai pemerintah daerah mulai mengabaikan nilai-nilai historis.

Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau bekerja sama dengan Pengelola Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)

- Publisher

Senin, 18 Mei 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, BERAU, – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau bekerja sama dengan Pengelola Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Berau menggelar pasar ikan murah dalam rangka memperingati Hari Nelayan Nasional sekaligus HUT HNSI ke-53.

Acara yang dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sambaliung ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mengapresiasi kontribusi para nelayan lokal.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, momentum perayaan yang awalnya berjalan humanis ini mendapati sorotan tajam terkait isu sensitif mengenai penghormatan terhadap kearifan lokal dan lembaga adat setempat.

 

Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor ini ditargetkan untuk memberikan dampak langsung bagi stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

BACA JUGA :  Pimpinan Umum & Redaksi SUARA UTAMA Kecam Penahanan 3 Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

 

Pemilihan TPI Sambaliung sebagai lokasi acara dinilai strategis karena wilayah ini merupakan salah satu urat nadi aktivitas perikanan dan representasi kuat dari semangat masyarakat bahari di Kabupaten Berau.

 

Meski koordinasi teknis telah dilakukan dengan berbagai elemen instansi dan organisasi nelayan, acara ini justru menuai kritik keras dari pemangku adat tertinggi di wilayah tersebut.

 

Absennya representasi Kesultanan Sambaliung dalam agenda resmi pemerintah yang digelar di wilayah adat mereka memicu kekecewaan mendalam.

 

Pihak kesultanan menilai pemerintah daerah mulai mengabaikan nilai-nilai historis yang melekat pada wilayah Sambaliung.

BACA JUGA :  Warga Padangalla Maros Keluhkan Listrik Tak Stabil, Sejumlah Peralatan Elektronik Dilaporkan Rusak

 

“Dalam kegiatan ini, Pemda dan dinas terkait sudah lupa dengan adanya kesultanan di Kabupaten Berau,” tegas PYM Datu Amir, M.A., Raja Muda Perkasa Kesultanan Sambaliung, saat dikonfirmasi langsung.

 

Beliau menyayangkan sikap Dinas Perikanan dan Pemkab Berau yang dinilai tidak peka terhadap eksistensi kerajaan atau kesultanan yang secara historis dan kultural memiliki ikatan kuat dengan wilayah TPI Sambaliung.

 

Insiden ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap pilar budaya dan pariwisata yang selama ini digemborkan sebagai visi utama Kabupaten Berau.

 

Menanggapi gelombang kekecewaan dan tuduhan miskoordinasi tersebut, Kepala Dinas Perikanan Berau menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan untuk membatasi atau menepikan peran lembaga adat dalam agenda kedinasan.

BACA JUGA :  Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

 

Abdul Majid mengakui adanya celah dalam proses perencanaan yang bersifat teknis perikanan ini.

 

“Dalam hal ini, kami akan evaluasi kembali untuk ke depannya,” ujar Abdul Majid singkat, menanggapi kritik dan pertanyaan terkait langkah konkret pemulihan hubungan komunikasi dengan pihak Kesultanan Sambaliung.

 

Kasus ini menjadi catatan penting bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Berau, di mana integrasi antara program pembangunan teknis dan penghormatan terhadap kearifan lokal (kultural) memerlukan sinergi yang lebih matang agar tidak menimbulkan gesekan sosial di masa mendatang.

Penulis : Rudi Salam

Editor : R. Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME
Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal
SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas
TPA Langling Diduga Tak Terkelola Maksimal, Jalan Warga Tertutup Sampah, DLH Merangin Disorot
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Merangin Teguhkan Komitmen Wujudkan Polri Presisi untuk Masyarakat
Dukung Validitas Data Pemilih, Lapas Bangko Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Merangin
Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Wabup A. Khafidh Apresiasi Kinerja Polres Merangin
Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:33 WIB

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:37 WIB

Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:05 WIB

SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:07 WIB

TPA Langling Diduga Tak Terkelola Maksimal, Jalan Warga Tertutup Sampah, DLH Merangin Disorot

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:18 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Merangin Teguhkan Komitmen Wujudkan Polri Presisi untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Berita Utama

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Kamis, 2 Jul 2026 - 00:33 WIB