Presiden Prabowo Saksikan Kemegahan Armada TNI AL di Teluk Jakarta

- Writer

Jumat, 3 Oktober 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 2 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin secara langsung Presidential Inspection terhadap kekuatan Armada TNI Angkatan Laut. Kegiatan tersebut ditandai dengan parade laut (sailing pass) puluhan kapal perang di Teluk Jakarta, Kamis (2/10).

Presiden hadir di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 untuk menyaksikan demonstrasi kekuatan tempur maritim yang dipimpin oleh KRI Brawijaya-320, kapal perang terbesar di Asia Tenggara.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 51 kapal perang TNI AL diturunkan, terdiri atas:

6 fregat

10 korvet

2 kapal selam

3 kapal LST/LPD

16 kapal cepat

2 kapal ranjau

6 kapal patroli

4 kapal bantu

2 kapal latih taruna AAL: KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci

Selain unsur laut, kekuatan udara TNI AL turut menampilkan pesawat Bonanza, Piper, CN-235, NC-212, helikopter Bell-412, Panther, hingga drone UAV. Atraksi ini juga dilengkapi demonstrasi tembakan meriam, sistem anti kapal selam RBU-6000, dan peluncur roket ganda (MLRS) RM-70 Grad yang onboard di KRI Teluk Amboina-503.

BACA JUGA :  Penegakan Hukum Indonesia di Persimpangan Das Sein dan Das Sollen

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan maritim Indonesia adalah simbol kedaulatan bangsa dan bukti komitmen TNI untuk menjaga keutuhan NKRI.

> “TNI lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan tidak akan pernah mengkhianati rakyat. Armada laut ini adalah bukti kesiapan kita menjaga Indonesia dari segala ancaman,” ujar Presiden dalam amanatnya.

BACA JUGA :  PMK 111/2025 Perkuat Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Mulai Berlaku 2026

 

Parade ini juga melibatkan instansi maritim nasional seperti Bakamla, Polairud, Basarnas, KKP, KPLP, serta partisipasi kapal nelayan sebagai simbol sinergi pertahanan negara dan rakyat.

Dalam rangkaian acara tersebut, Presiden turut menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama dan Samkaryanugraha kepada sejumlah individu dan satuan TNI yang dinilai berjasa menjaga pertahanan negara.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim wartawan

Berita Terkait

Polres Bitung Salurkan Bantuan Sosial di Masjid Jami An Nur, Perkuat Kepedulian di Bulan Suci Ramadan
Alat Berat Menggila di Air Batu, Geopark Merangin Terancam Rusak, Kemana Penegak Hukum?
Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi
Usai Pemberitaan Viral, Baliho Larangan PETI Terpasang di Jembatan Desa Jelatang
PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?
Aliansi Umat Islam Babel Geruduk DPRD, Tolak Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace
TL Koordinator SPPG Kab. Probolinggo Belum Kelar, Perihal Dugaan Menyalahi Aturan Oknum Dapur MBG Desa Karanggeger 
Kolam Renang Olbek Diduga Belum Melengkapi Komponen Keselamatan , Nyawa Pengunjung Melayang
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:49 WIB

Polres Bitung Salurkan Bantuan Sosial di Masjid Jami An Nur, Perkuat Kepedulian di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:31 WIB

Alat Berat Menggila di Air Batu, Geopark Merangin Terancam Rusak, Kemana Penegak Hukum?

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:02 WIB

Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:32 WIB

Usai Pemberitaan Viral, Baliho Larangan PETI Terpasang di Jembatan Desa Jelatang

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:12 WIB

PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?

Berita Terbaru