POLDA KALTIM & POLRES PASER BENTUK TIM GABUNGAN UNTUK KASUS PEMBACOKAN TOKOH DAYAK DEAH

- Publisher

Selasa, 19 November 2024 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, TANA PASER – Tim Gabungan Polda Kaltim dan Polres Paser mengejar pelaku pembacokan terhadap 2 (dua) Tokoh Adat Dayak.

Peristiwa yang terjadi pada Jum’at (15/11/2024) di Jalan Negara Dusun Muara Kate Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser.

Satu korban bernama Russel (60 tahun) meninggal dunia akibat luka bacok dan Anson (55 tahun) mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Panglima Sebaya, Tanah Grogot.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Pol Yulianto pada keterangan video pada Minggu (17/11/2024) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya warga Dayak Deah, bapak Russel. Polda Kaltim dan Polres Paser akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap dan memproses pelaku pembacokan yang dilakukan orang tidak dikenal, kami juga berharap Anson segera diberikan kesembuhan, sambungnya.

Polda Kaltim juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan tokoh adat yang membantu menjaga situasi tetap kondusif dan meminta warga untuk tidak terprovokasi isu-isu yang tidak bertanggung-jawab.

BACA JUGA :  Klarifikasi Direktur RSUD Waluyo jati, Hasil Audit Belum Ada Temuan BPK dan Bersikap Kooperatif, Terbuka Terhadap Seluruh Proses

Adapun peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 04.30 Wita, saat itu, kedua korban tidur di posko “ Masyarakat Stop Hauling Batu Bara “ yang didirikan oleh Masyarakat Dusun Kate.

Menurut penuturan warga sekitar kejadian, mereka tidak melihat saat kejadian tersebut dikarenakan masih tidur, tetapi, warga sekitar terbangun saat mendengar teriakan minta tolong. Kemudian, sekitar jam 05.30 kedua korban dilarikan ke Puskesmas Muara Komam dan kemudian sekitar jam 07.00 korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Panglima Sebaya, Tanah Grogot.

BACA JUGA :  Cekcok Diduga Berakibat Saling Gigit Saling Lapor, DPC Ormas Brigkom TKN Akan Kawal Laporan dan Ini Fersi Oknum Kades

Masyarakat Adat Dayak, meminta dan menuntut keadilan terhadap kasus yang menimpa tokoh masyarakat mereka dan meminta menangkap pelaku dan mengungkap motif / otak pelaku pembacokan tersebut.

Sampai saat berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran dan penyelidikan mendalam.

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional
Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya
Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Menyambangi lokasi Pasca Longsor Susulan. Ditumbit Melayu, kecamatan Teluk bayur.
Misteri Enam Jam di Makodim Sarko, Warga Merangin Keluar dengan Kondisi Mengenaskan
Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:58 WIB

Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:57 WIB

Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:17 WIB

Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya

Berita Terbaru

Berita Utama

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:59 WIB