Peringatan 30 September: Momentum Menguatkan Persatuan dan Kewaspadaan Bangsa

- Publisher

Selasa, 30 September 2025 - 07:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, 30 September 2025

Hari ini, bangsa Indonesia kembali memperingati peristiwa kelam dalam sejarah, yaitu Gerakan 30 September (G30S/PKI) tahun 1965. Tragedi berdarah ini telah merenggut banyak korban jiwa dan meninggalkan luka mendalam bagi bangsa.

Peringatan 30 September bukan semata mengenang masa lalu, tetapi menjadi momentum untuk:

1. Menguatkan persatuan nasional – agar rakyat Indonesia tidak mudah diadu domba oleh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

2. Meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara – satu-satunya ideologi yang mampu menjaga keutuhan bangsa.

3. Meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk gerakan yang berpotensi merusak persatuan, baik melalui politik, sosial, maupun infiltrasi ideologi transnasional.

BACA JUGA :  Menkum Percepat Digitalisasi Layanan, 470 Layanan Hukum Beralih Penuh Mulai September 2026

4. Menghormati jasa pahlawan revolusi yang gugur dalam mempertahankan keutuhan bangsa.

Kami menegaskan bahwa tragedi 30 September adalah pelajaran berharga agar bangsa ini tidak lagi terjerumus dalam konflik ideologi yang memecah belah. Generasi muda harus terus diberikan edukasi sejarah agar memahami pentingnya menjaga keutuhan NKRI.

Dalam momentum ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, akademisi, dan tokoh bangsa untuk bersama-sama menjaga persatuan serta menolak setiap upaya yang ingin menggantikan Pancasila.

BACA JUGA :  Peringatan HAN Ke-42 di Lapas Bangko Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Anak

Peringatan 30 September bukan hanya mengenang, tetapi juga memastikan bahwa cita-cita para pahlawan revolusi terus hidup dalam tindakan nyata: Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan berlandaskan Pancasila.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/