Pemuda Apatis, Bangsa Stagnan: Dukung Kebijakan Investasi Sekarang atau Menyesal Nanti!

- Publisher

Kamis, 29 Mei 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama.- Di tengah derasnya arus globalisasi dan kompetisi antarnegara dalam menarik investasi, peran pemuda Indonesia menjadi semakin krusial. Sayangnya, masih banyak yang bersikap apatis terhadap kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan iklim investasi nasional. Jika kondisi ini dibiarkan, bukan hanya pemerintah yang dirugikan—masa depan bangsa dan generasi muda sendiri akan ikut terancam.

Investasi Bukan Sekadar Uang Masuk

Seringkali investasi hanya dipahami sebagai aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri. Padahal, lebih dari itu, investasi adalah jembatan penting untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, mempercepat pertumbuhan ekonomi, hingga mengangkat kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya—dari penyederhanaan perizinan melalui OSS (Online Single Submission), pemberian insentif fiskal, hingga pembangunan infrastruktur skala besar. Namun, semua itu tidak akan maksimal tanpa dukungan publik, khususnya dari pemuda.

BACA JUGA :  Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan

Apatisme Pemuda: Ancaman Nyata bagi Kemajuan

Realitas menunjukkan bahwa sebagian pemuda saat ini lebih tertarik pada tren sesaat di media sosial, sibuk membangun citra pribadi, atau bahkan tenggelam dalam ketidakpedulian terhadap isu-isu strategis nasional. Mereka lupa bahwa arah kebijakan hari ini akan menentukan nasib mereka esok.

Apatisme ini sangat berbahaya. Jika pemuda hanya diam, maka kekuatan besar yang mereka miliki akan sia-sia. Padahal, sejarah mencatat, perubahan besar di negeri ini selalu dimulai dari keberanian dan keterlibatan aktif generasi muda.

Mengapa Pemuda Harus Peduli pada Kebijakan Investasi?

  1. Masa Depan Lapangan Kerja

Setiap investasi yang masuk membuka peluang kerja baru. Jika pemuda tidak terlibat aktif mengawal dan mendukung kebijakan ini, maka mereka akan kehilangan kesempatan untuk berkembang di dalam negeri.

  1. Peran sebagai Agen Perubahan
BACA JUGA :  IPMADO Nabire Gelar demo Tuntut Pengusutan Kasus Dogiyai Berdarah

Pemuda adalah agen perubahan. Mereka bisa menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan masyarakat akar rumput, menjelaskan manfaat investasi, meluruskan hoaks, serta mendorong partisipasi aktif warga.

  1. Inovator dan Wirausahawan Muda

Dukungan terhadap investasi bukan hanya sebatas demonstrasi atau dukungan moral. Pemuda bisa menjadi pelaku langsung dengan membangun startup, bisnis lokal, dan berkolaborasi dengan investor untuk mengembangkan inovasi.

  1. Penentu Iklim Sosial dan Politik

Suara pemuda bisa menciptakan tekanan positif pada pemerintah untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam setiap kebijakan investasi yang dijalankan.

Langkah Nyata yang Bisa Dilakukan Pemuda

  • Meningkatkan Literasi Ekonomi dan Investasi

Pemuda harus melek terhadap isu-isu ekonomi dan kebijakan investasi. Baca, diskusi, dan ikut dalam forum-forum publik.

  • Aktif di Organisasi dan Komunitas

Keterlibatan dalam komunitas atau organisasi kepemudaan bisa menjadi sarana untuk menyuarakan kepentingan kolektif terkait pembangunan ekonomi.

  • Mendorong Kolaborasi
BACA JUGA :  Warga Buntok Padati Taman Iring Witu, Meriahkan Jalan Santai HUT Bhayangkara ke-80

Ciptakan jejaring antara pemuda, pengusaha muda, dan pemerintah lokal untuk merumuskan solusi kreatif yang bisa menarik investasi ke daerah masing-masing.

  • Jaga Stabilitas dan Optimisme Sosial

Jangan ikut menyebar narasi negatif atau pesimistis. Iklim sosial yang kondusif adalah daya tarik utama bagi investor.

Penutup: Jangan Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Waktu terus berjalan. Negara lain sedang berlomba memikat investor dengan segala cara. Indonesia tidak boleh tertinggal, dan pemudanya tidak boleh hanya menjadi penonton. Ini saatnya generasi muda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan, bukan hanya lewat aksi turun ke jalan, tetapi lewat kontribusi nyata yang konstruktif.

Apatis terhadap kebijakan investasi hari ini bisa berarti kehilangan masa depan besok. Jadi, pemuda Indonesia—bangkit, bersatu, dan dukung kebijakan pemerintah untuk kemajuan bangsa!

Penulis : Tonny Rivani

Berita Terkait

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO
Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 
Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
HUT Ke-38, Julia Entengo Dinilai Jadi Inspirasi Pelaku UMKM Zona Baku Bae
Terbongkar, Indikasi Dugaan Korupsi Anggaran Pembelian Patok Pembatas Tanah Desa Gading Kulon
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:28 WIB

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

Berita Terbaru

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB