Terbongkar, Indikasi Dugaan Korupsi Anggaran Pembelian Patok Pembatas Tanah Desa Gading Kulon

- Publisher

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Indikasi dugaan tindak pidana korupsi biaya pembelian patok pembatas tanah desa Gading kulon kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur mencuat ke publik. Ratusan Pemegang sertifikat melalui program PRONA 2010 dan PTSL 2018 tidak terpasang Patok beton pembatas tanah. 05/07/2026.

Sertifikat melalui Program PRONA 2010, Biaya pendaftaran dan penerbitan sertifikat murni gratis ditanggung oleh APBN. Untuk program PTSL 2018 biaya persiapan ditetapkan sebesar Rp150.000 per bidang sesuai SKB 3 Menteri. Namun, di desa Gading kulon pemohon diduga dikenakan biaya yang bervariasi, mulai dari Rp. 550.000 hingga Rp. 3000.000 per bidang.

Biaya diperuntukkan bagi pengadaan patok batas, materai, serta biaya operasional petugas dan foto kopi alas hak. Fakta di lapangan, Sertifikat yang telah terbit tidak di temukan Patok pembatas. Sehingga berpotensi saling klaim pembatas tanah antara pemegang sertifikat dengan pemilik tanah di samping nya.

Warga desa Gading kulon “MJ” pemegang sertifikat melalui program PTSL 2018 mengungkap dugaan bahwa, hampir seluruh pemegang sertifikat tidak terpasang Patok pembatas tanah. Menurutnya, saat warga mengajukan sertifikat telah membayar nya dengan lunas.

“Kami merasa bingung, patok beton pembatas tidak di pasang, dimana sebenarnya batas tanah kami. padahal saat pendaftaran sertifikat dulu pembayaran kami lunas. Katanya, saat pengukuran dulu di kasih patok bambu, Lalu kemana Patok beton yang telah kami bayar. Hampir semua pemegang sertifikat tidak terpasang Patok betonnya. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli

Masih kata warga desa Gading kulon, Ia memohon dan meminta para pihak terkait khususnya inspektorat, agar turun tangan menindak lanjuti dugaan tindak pidana korupsi biaya anggaran pembelian patok pembatas tanah. Menurutnya, Perbuatan oknum telah merugikan masyarakat.

“Kami meminta pihak pihak terkait, khususnya inspektorat kabupaten Probolinggo agar mengaudit nya. anggap lah per patok Rp. 7000. per bidang berapa patok?. kali ratusan pemegang sertifikat. besar juga nilai nya. Memang, kelihatan/kedengaran nya sepele, sekecil apapun ini tidak boleh di biarkan, Karena ini merugikan masyarakat. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Berdasarkan surat keterangan kepala desa Gading kulon “H. Jumadi” pada tanggal 18 Januari 2025, semua administrasi di lakukan oleh oknum Sekdes. Sementara Oknum sekdes Gading kulon”MS” telah memblokir nomor Whatsap media beberapa tahun yang lalu. Sehingga kesulitan untuk mengkonfirmasi dugaan tindak pidana korupsi biaya patok pembatas tanah.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 
UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 
Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 
HGU Lonsum Berakhir, AMAN Sulsel Fasilitasi Terbentuknya Koalisi Rebut Ruang
Konsumen Sebut Oknum Kepala Unit Pedagangan Terindikasi Tidak Berintegritas, Air Sering Mati dan Tunggakan Perlu Dikaji Penyebab Nya
Karhutla 17,5 Hektare di Barsel Meluas, Polres Buru Pelaku Pembakaran
Founder Suara Utama Resmikan Reformasi Struktur Manajemen Redaksi Periode 2026 – 2027
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:07 WIB

UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Konsumen Sebut Oknum Kepala Unit Pedagangan Terindikasi Tidak Berintegritas, Air Sering Mati dan Tunggakan Perlu Dikaji Penyebab Nya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Karhutla 17,5 Hektare di Barsel Meluas, Polres Buru Pelaku Pembakaran

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/