Pelatihan dan Pendampingan Aplikasi Keuangan Si Apik Berjalan Sukses

Pembekalan dan Pendampingan Penggunaan Aplikasi Keuangan SiApik Kolaborasi Kemenaker dan Bank Indonesia

- Publisher

Senin, 26 Desember 2022 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OSUARA UTAMA,Jakarta Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Aplikasi Keuangan Si Apik kepada Para TKM (Tenaga Kerja Mandiri) merupakan bentuk kolaborasi dan kerjasama  Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) dan Bank Indonesia.Kegiatan ini dilaksanakan di Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja
Dan Perluasan Kesempatan Kerja


Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja yang berada di  Jalan Raya Lembang Nomor 2 Lembang,Bandung, Jawa Barat.

Kegiataan Pelatihan dan pendampingan Penggunaan Aplikasi Si Apik ini di mulai  bulan Agustus 2022 hingga Januari 2023 hingga saat ini telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 2.200 peserta UMKM dari seluruh Indonesia.Adapun kesuksesan ini tentunya tidak terlepas dari team fasilitator Bank Indonesia yang di tunjuk menjadi instruktur  yaitu terdiri dari 4 orang instruktur,ke 4 orang instruktur tersebut adalah : Roy Baskoro,Eko Cahyo Mayndaro,Andriyani Hapsari dan Johanes Ariffin Wijaya

Adapun Tujuan dari Pelatihan dan Pendampingan Aplikasi Keuangan Si Apik ini adalah mengenalkan kepada para UMKM atau TKM cara mudah dan cepat membuat laporan keuangan secara lengkap dan akurat sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan ( SAK ). Aplikasi Si Apik ini adalah Aplikasi keuangan hasil kerjasama antara Bank Indonesia dan IAI ( Ikatan Akuntan Indonesia ) sebagai satu satunya Lembaga yang di percaya dalam penyusunan laporan keuangan di Indonesia,maka sudah tentu laporan keuangan yang di hasilkan menjadi laporan keuangan standar yang dapat di gunakan oleh UMKM atau TKM dalam pelaporan keuangannya ( Laporan Neraca,Laporan Laba/Rugi dan Laporan Arus Kas )

BACA JUGA :  Gedung Perusahaan Milik Pengusaha Muda Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian di taksir 150 juta.

Rendahnya kesadaran pencatatan keuangan UMKM menyebabkan adanya assymetric information bagi lembaga keuangan bank dan bukan bank dan mempengaruhi kinerja penyaluran kredit UMKM hal ini tentu berdampak pada UMKM itu sendiri yaitu
1. Tidak dapat memisahkan PTK pribadi dg usaha.
2. UMKM tidak dapat memenuhi standar pelaporan
keuangan yang lazim digunakan untuk
memperoleh pembiayaan perbankan /IKNB.
3. UMKM tidak dapat meningkatkan skala
usahanya.

Sedangkan bagi Lembaga Keuangan memiliki dampak yaitu:
1. Lembaga keuangan tidak memiliki informasi
yang cukup terhadap potensi UMKM.
2. Penyaluran kredit UMKM tidak optimal.

BACA JUGA :  Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Sehingga sangat Penting dan Perlu pencatatan transaksi keuangan oleh UMKM yang menghasilkan Laporan Keuangan UMKM untuk mengetahui track record pelaku usaha secara individual.Solusinya hal tersebut diatas adalah dengan mengenalkan Aplikasi Si Apik sebagai cara cepat dan mudah untuk membuat laporan Keuangan untuk UMKM atau TKM.

Pelatihan dan Pendampingan ini menjadi harapan besar bagi Pelaku UMKM atau TKM menjadi salah satu solusi menghadapi kendala dalam penyusunan dan Pembuatan Laporan Keuangan.Bagi Instansi terkait yang terlibat  dalam program pelatihan dan pendampingan aplikasi si Apik ini dapat berjalan secara kontinue dan berkesinambungan ke depannya

Berita Terkait

Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 
Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
HUT Ke-38, Julia Entengo Dinilai Jadi Inspirasi Pelaku UMKM Zona Baku Bae
Terbongkar, Indikasi Dugaan Korupsi Anggaran Pembelian Patok Pembatas Tanah Desa Gading Kulon
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Bukti Data Telah di Terima ATR/BPN, 57 Ahli Waris Djawan Satino Desa Gading Kulon Menunggu Kebijakan 
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 00:25 WIB

HUT Ke-38, Julia Entengo Dinilai Jadi Inspirasi Pelaku UMKM Zona Baku Bae

Berita Terbaru