Pelantikan Kepala Daerah Di Pastikan Serentak Pada 20 Febuari 2025

- Publisher

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Bogor – Pelantikan kepala daerah yang mundur sebelumnya 6 Febuari 2025, di pastikan akan di laksanakan serentak 20 Febuari 2025 mendatang.

Setelah melakukan rapat perubahan jadwal pelantikan pada Senin 3 Febuari 2025, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menetapkan jadwal resmi pelantikan kepala daerah serentak pada Kamis, 20 Februari 2025.

BACA JUGA :  Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei 2026

Pelantikan ini diperuntukkan bagi 270 yang terdiri dari Gubernur/wakil Gubernur, Bupati/wakil Bupati, Walikota/wakil Walikota terpilih yang tidak bersengketa di MK dan Dismissal. Pelantikan akan di laksanakan di Istana Negara Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

foto : Istana Negara Republik Indonesia

BACA JUGA :  Kembali terjadi kebakaran dijalan Poros labanan, teluk bayur.

Adapun tahapan yang akan dilakukan seperti penyampaian putusan Dismissal dan penetapan calon terpilih.

Berikut jadwal rincian pelantikan kepala daerah 2025:

  • 4-5 Febuari : Keputusan dismissal MK.
  • 6-8 Febuari : KPU menetapkan calon terpilih provinsi/ kota/kabupaten.
  • 9-11 Febuari : KPU menyampaikan calon terpilih ke DPRD.
  • 14 Febuari : DPRD akan menyampaikan pengesahan calon terpilih Bupati/wakil Bupati, Walikota/wakil Walikota ke Gubernur untuk diteruskan ke Mendagri. Untuk Gubernur dan wakil Gubernur dilanjutkan dengan Presiden agar dilakukan pengesahan calon terpilih, Dismissal MK.
  • 20 Februari: Calon terpilih akan dilantik Presiden Republik Indonesia.
BACA JUGA :  7 Tips Menjadi Wartawan Kompeten di Era Digital

Penulis : Hengki Revandi

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Berita ini 1,377 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:25 WIB

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Berita Terbaru