Pegiat Anti Korupsi Jadi Direktur Utama Probolinggo Rafting, Warga Mengapresiasi dan Sebut CEO Menyamar 

- Publisher

Minggu, 5 April 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Rafting mengakhiri Rundown Acara Grand Opening Probolinggo rafting. Acara tersebut berlangsung selama 3 hari secara berturut turut. Wisata Arung “Probolinggo Rafting” di gagas oleh putra daerah Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Selain dapat menikmati indahnya alam sepanjang jalur dengan deras nya aliran sungai, Rafting termasuk olahraga insentif. 05/05/2026.

Dengan di bukanya Wisata baru di wilayah kecamatan Tiris “Probolinggo rafting” yang di gagas oleh putra daerah “Syamsudin” mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Apresiasi di sampaikan “Syamsul” warga sekitar Basecamp “Probolinggo rafting”.

“Kami tentu sangat bangga dengan gagasan putra daerah asli kelahiran wilayah kecamatan Tiris. Selain menjadi pegiat anti korupsi Ia juga pengusaha. Kalau orang bilang CEO. Selain usaha nya berdampak positif bagi masyarakat, Secara tidak langsung, menunjukkan bahwa LSM juga berkontribusi. “Ungkap nya.

Menurutnya, Layak Direktur Utama “Syamsudin” di sebut CEO Menyamar. Sebelumnya, pasal nya, Masyarakat mengenal Direktur “Probolinggo rafting” sebagai pegiat anti korupsi dengan Julukan predator koruptor.

“Direktur Probolinggo rafting, Mungkin seperti ini yang di sebut CEO menyamar. Selama ini masyarakat tidak tau, apa saja usaha nya beliau. Ini perlu di contoh oleh para aktivis lain. NJO seperti ini bisa menjadi pemimpin yang kompeten. “Ujar nya.

BACA JUGA :  Warga Dusun Tempur RT 15 Kepanjen Malang Keluhkan Proyek Penggalian Pipa, Air PDAM Mati hingga Malam

Sementara dampak positif bagi warga sekitar lokasi di sampaikan “Sulhan” Ia merasa bangga dan bersyukur dengan di bukanya Wisata baru Probolinggo rafting. menurutnya, akan berdampak positif dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah, Dengan di buka nya wisata rafting (arung jeram) tentu ini sangat berdampak positif bagi warga masyarakat kabupaten Probolinggo khususnya warga sekitar basecamp desa pesawahan. Dapat meningkatkan ekonomi, sosial dan lingkungan. selain itu sadar atau tidak, Probolinggo rafting telah membuka lapangan kerja. “Katanya.

BACA JUGA :  Pernyataan Kontradiktif Antara Pesan Suara dan Dokumen Tertulis, Oknum Sekda Terindikasi Dugaan Abuse Of Power

Ia menambahkan “Probolinggo rafting” juga berpulang besar bagi para pengusaha UMKM untuk membuka bisnis mulai makanan khas Probolinggo serta kerajinan lokal.

“Peluang bagi para pelaku UMKM sangat terbuka, mulai dari membuka warung makan, menjual oleh oleh khas Probolinggo, kerajinan tangan atau jasa penginapan (homestay) dan lain sebagainya. Karena Wisata Arung jeram telah di kanal sampai manca negara. “Ucap nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru