PB HMI Ingatkan: Visi Agro-Maritim Halsel Bisa Terkubur oleh Tambang

- Publisher

Selasa, 30 September 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id | Halmahera Selatan – Forum pembukaan Training Raya, Latihan Kader II (LK II) dan Latihan Kader Khusus (LKK) HMI Cabang Bacan yang digelar di aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jumat (26/9/2025), menjadi sorotan publik.

Kegiatan ini mengusung tema “Konsolidasi Ide dan Gerakan HMI di Tengah Kepungan Isu dan Kebijakan Ekologis.”

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Pengelola Aparatur Organisasi (PAO) PB HMI, Gufran Ayub, melontarkan kritik tajam terhadap kontribusi sektor pertambangan nikel di Halmahera Selatan terhadap kesejahteraan daerah.

“Di tengah kepungan kebijakan ekologis, ada salah satu perusahaan tambang nikel di Halmahera Selatan dengan pendapatan pertahunnya mencapai Rp240 triliun pada 2023–2024. Itu angka produksi terbesar di dunia, bukan hanya di Indonesia,” ungkap Gufran.

Namun, menurutnya, besarnya keuntungan dari industri tambang tersebut tidak sebanding dengan penerimaan daerah.

“Jika diukur dari pendapatan APBD, Halmahera Selatan hanya mendapatkan sekitar Rp2,25 miliar. Ini jelas berbanding terbalik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gufran menilai kehadiran tambang di Halmahera Selatan tidak memberi dampak signifikan terhadap sektor lain, seperti pertanian dan perikanan. Padahal, salah satu visi Bupati dan Wakil Bupati Halsel adalah mendorong transformasi agro-maritim.

BACA JUGA :  Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan

Ia berharap visi tersebut dapat berjalan dengan baik, sekaligus mengajak seluruh kader HMI untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Kemitraan bisa dilakukan, tetapi HMI harus menjadi mitra kritis, bukan sekadar pengekor. Kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas segalanya. Jika kebijakan pemerintah keliru, maka HMI hanya mengajarkan satu hal, yaitu perlawanan,” pungkasnya.

Di akhir sambutannya, Gufran juga menyayangkan ketidakhadiran pemerintah daerah maupun organisasi perangkat daerah (OPD) pada kegiatan tersebut, meski panitia sudah melayangkan undangan resmi.

“Kami memaklumi juga bupati dan wakil bupati yang belum sempat hadir karena sedang berada di luar daerah. Namun, absennya OPD dalam forum sebesar ini tetap sangat disayangkan,” tutupnya.

Penulis : Rafsanjani M.utu

Editor : Admin Suarautama.id

Sumber Berita: Pantauan

Berita Terkait

Sorotan untuk Kopdes
Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia
Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya
Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian
Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:51 WIB

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:37 WIB

Harta Warisan Tanpa Surat Wasiat | Advokat Kaltim Uraikan Hak Waris Menurut Hukum Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:40 WIB

Bupati Lutim Terima BPP DOB Luwu Raya

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:03 WIB

Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:02 WIB

Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas

Berita Terbaru

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:51 WIB