Nasa:Bumi tidak mengelilingi matahari..

- Publisher

Sabtu, 14 September 2024 - 16:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: planet bumi /NASA IFL science

Suarautama.id-Bandung,Semasa sekolah, siswa diajarkan jika Bumi mengelilingi Matahari. Akan tetapi, lembaga Antariksa Amerika NASA mengatakan sebaliknya.

NASA menuturkan jika diagram dan animasi yang menunjukkan orbit planet-planet sedikit menipu, atau lebih tepatnya, terlalu menyederhanakan. Faktanya, terdapat konsep penting bernama barisenter.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun Matahari adalah objek terbesar di Tata Surya, dengan massa sekitar 1.048 kali massa Jupiter, gravitasi adalah jalan dua arah. Sama seperti Bumi yang memberikan tarikan gravitasi pada manusia, manusia juga memberikan tarikan gravitasi yang jauh lebih kecil pada Bumi.

 

“Hukum ketiga Kepler menjelaskan hubungan antara massa dua objek yang saling berputar mengelilingi satu sama lain dan penentuan parameter orbit,” jelas NASA dikutip dari IFL Science, Jumat (13/9/2024).

BACA JUGA :  Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa

 

“Pertimbangkan bintang kecil yang mengorbit bintang yang lebih masif. Kedua bintang sebenarnya berputar mengelilingi pusat massa yang sama, yang disebut barisenter. Hal ini berlaku tanpa memandang ukuran atau massa masing-masing objek yang terlibat. Mengukur gerakan bintang di sekitar barisenter dengan planet masif adalah salah satu metode yang telah digunakan untuk menemukan sistem planet yang terkait dengan bintang-bintang yang jauh,” sambungnya.

 

Penjelasan Barisenter

BACA JUGA :  Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Untuk menyederhanakannya, bisa dikatakan bahwa planet-planet mengorbit Matahari. Akan tetapi, barisenter objek-objek tata surya biasanya berada di dekat Matahari.

 

Mengingat bahwa barisenter tersebut menyediakan massa paling banyak, tetapi berkat orbit dan pengaruh raksasa gas planet Jupiter dan Saturnus, barisenter jarang benar-benar berada di dalam Matahari. Akibatnya, Bumi saat ini tidak mengorbit suatu titik di dalam Matahari, karena barisenter berada di luarnya. Bumi mengorbit titik itu di luar angkasa, bukan Matahari.

 

“Planet mengorbit Matahari secara umum,” jelas James O’Donoghue, astronom planet dan komunikator sains.

 

“Tetapi secara teknis mereka tidak mengorbit Matahari sendirian karena pengaruh gravitasi (terutama) Jupiter berarti planet harus mengorbit titik baru di ruang angkasa,” sambungnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa STAI Samarinda Jalani PKL di Twonash Law Office, Belajar Praktik Hukum Langsung dari Advokat

 

Ia mengkonfirmasi jika planet mengorbit Matahari, tepatnya pusat matahari. Akan tetapi hal ini sangat jarang terjadi.

 

“Sangat jarang bagi pusat massa tata surya untuk sejajar dengan pusat Matahari,” ungkapnya.

 

Hal yang sama berlaku untuk objek yang lebih kecil, seperti planet dan bulannya. Bumi dan Bulan mengorbit suatu titik sekitar 5.000 kilometer dari pusat Bumi, meskipun ini berubah seiring Bulan bergerak semakin jauh dari Bumi.

Penulis : Angga mubarok hanura

Sumber Berita: Nasa IFL science

Berita Terkait

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Mahasiswa STAI Samarinda Jalani PKL di Twonash Law Office, Belajar Praktik Hukum Langsung dari Advokat
KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:11 WIB

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah

Jumat, 11 September 2026 - 13:53 WIB

Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Rabu, 2 September 2026 - 05:31 WIB

Mahasiswa STAI Samarinda Jalani PKL di Twonash Law Office, Belajar Praktik Hukum Langsung dari Advokat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28 WIB

KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Berita Terbaru

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

FOTO:Memakai Kaos Hitam Wakil Direktur Persebaya, Nanang Priyanto saat jumpa Pers di Amaris Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Jum'at 18 September 2026 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Nasional

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:39 WIB

https://mancingjitu.com/