Nama Apis Mencuat dalam Dugaan Suplai BBM ke Tambang Emas Ilegal di Muara Kibul

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter milik PT Kerinci Toba Abadi (KTA), yang beralamat di Jalan Palembang–Jambi KM 200, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, diduga kuat ikut memfasilitasi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Merangin.

Dalam investigasi yang dilakukan media ini pada Sabtu malam (30/11/2025), kendaraan tangki tersebut terlihat melintas dari arah Kota Jambi menuju Desa Muara Kibul, Kecamatan Tabir Barat. Mobil itu memuat minyak industri yang disebut-sebut akan digunakan untuk kegiatan pertambangan emas ilegal.

Sopir mobil tangki, yang mengaku bernama Nainggolan, membenarkan bahwa muatan minyak tersebut ditujukan untuk operasional pertambangan di Desa Kibul.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Nama Apis Mencuat dalam Dugaan Suplai BBM ke Tambang Emas Ilegal di Muara Kibul Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya bang, ini minyak untuk PT Tambang Emas. Kami antar ke penerima atas nama Apis di Desa Kibul,” ujar Nainggolan.

Temuan ini menimbulkan kekecewaan masyarakat Merangin. Warga mempertanyakan sikap aparat penegak hukum yang dinilai tidak transparan dalam menangani aktivitas PETI di Tabir Barat. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa terdapat pembiaran terhadap aktivitas ilegal yang telah lama meresahkan masyarakat.

BACA JUGA :  Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

Situasi semakin mengundang perhatian ketika dalam perjalanan ditemukan seorang pria yang mengaku sebagai oknum anggota Korem Jambi turut mengawal mobil tangki tersebut hingga ke lokasi tujuan.

“Iya, saya dari Jambi. Minyak ini dibawa ke rumah Pak Apis, Pasar Kibul,” ucap pria tersebut saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, sosok Apis, yang disebut sebagai penerima minyak industri tersebut, enggan memberikan keterangan jelas saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Ia justru seolah mengalihkan pertanyaan yang diajukan wartawan.

“Coba abang tanya saja sama sopir itu Apis yang mana, dan surat jalannya ke mana,” balas Apis singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun institusi terkait mengenai dugaan aliran minyak industri ke lokasi PETI tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dan transparan agar polemik suplai BBM untuk tambang ilegal tidak berlarut-larut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi
Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus
Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:53 WIB

Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:50 WIB

Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:11 WIB

Ekskavator PETI Milik Ponidi Porak-porandakan Bukit Bungkul, Warga Menjerit: “Sumur Kami Keruh!”

Berita Terbaru