Kejari Kampar Periksa Ade Yulianti, Terkait Dugaan Korupsi Dana BOK Puskesmas Rumbio Jaya.

- Publisher

Sabtu, 22 Juni 2024 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Kampar

Kejaksaan Negeri Kampar

SUARA UTAMA, Kampar – Perkara dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Puskesmas Rumbio Jaya tahun 2021 – 2022 masih terus diproses, perkara ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar dalam tahap pemeriksaan mantan Kepala Puskesmas Rumbio Jaya, Ade Yulianti.

 

Kasi Pidsus Kejari Kampar, Marthalius membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah memeriksa Ade Yulianti secara intensif dalam perkara BOK tersebut, Rabu, (19/06/2023)

 

“Yang bersangkutan hadir didampingi oleh dua pengacaranya, dan juga karena Ade Yulianti belum pernah diperiksa ditahap penyidikan ini,” kata Marthalius.

 

Marthalius, Kasi Pidsus Kejari Kampar

Kasi Pidsus Kejari Kampar juga mengaku pihaknya telah melakukan audit kerugian negara dalam perkara ini, pihak Pidsus telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

BACA JUGA :  Kejaksaan Bidik 85 Kepala Desa di Gowa Terkait Proyek Tower WiFi

“Ini proses penghitungan dari BPKP, kita juga telah mempersiapkan langkah – langkah selanjutnya bila data kerugian negara telah ada, dan kita tengah menyusun upaya yang akan dilakukan sembari menunggu hasil dari BPKP,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Kampar.

 

Ditanya soal penetapan tersangka, mantan Kasi Pidum Kuansing itu masih belum bisa membeberkan secara rinci. Sebab, kata dia ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan.

BACA JUGA :  Kejati Sulsel Geledah Disdik, Usut Dugaan Korupsi Perpustakaan Digital Rp13 Miliar

 

Dalam perjalanan perkara ini, Kejari Kampar telah melakukan serangkaian pemeriksaan. Selain tenaga kesehatan, juga telah memeriksa sejumlah pejabat di kabupaten Kampar.

Sejumlah pejabat itu mulai dari mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Riadel Fitri, Plt Kadis Kesehatan Kampar terdahulu Rahmat, serta Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kampar, Alimora.

 

 

Penulis : Joell

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang
Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
LSM GARDA 08 Desak Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih: Dugaan Peternakan Babi Ilegal di Panaikang Jadi Sorotan, Warga Tuntut Ketegasan
Dugaan Mafia Solar di SPBU Hertasning Jadi Sorotan Warga
SPBU Kalaserenna Diserbu Mobil Siluman, Warga Desak Polisi Turun Tangan
Berita ini 2,271 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:21 WIB

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:57 WIB

Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07 WIB

Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Berita Terbaru

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB

Nasional

Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:11 WIB

Berita Utama

Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:43 WIB