ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum Prodi Bisnis Digital

- Publisher

Kamis, 12 September 2024 - 08:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Workshop di Kampus ITSKes Muhammadiyah Selong

Ikhtiar tidak akan mengkhianati hasil, ungkapan tersebut pantas disematkan pada Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong Lombok Timur, NTB. Melalui perjuangan panjang seluruh elemen dan civitas akademika ITSKes Muhamamadiyah Selong akhirnya memiliki 3 Program Studi (Prodi) diantaranya: Prodi Administrasi Publik, Administrasi Kesehatan dan Prodi Bisnis Digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Drs.H.Moh.Juhad,M.AP dalam giat Workshop Review dan Pengembangan Kurikulum Program Studi Bisnis Digital mengatakan setiap program studi perlu adanya penyempurnaan dan tetap mengikuti perkembangan zaman.

Meskipun prodi bisnis digital tergolong seumur jagung sambung Moh. juhad, memasuki usia yang ke 4 tahun ini, dirinya optimis para alumni prodi bisnis digital memiliki prospek dan masa depan cemerlang di dunia kerja baik dalam bidang pemerintahan maupun dunia usaha.

BACA JUGA :  Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Ia pun berharap, terjalinnya sinergi dengan semua stage holder terkait untuk memberikan sumbangsih dan saran demi kemajuan program studi tersebut.

“Kami ucapkan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran sejumlah instansi lingkup Pemda Lombok Timur dan stage holder bersama seluruh elemen tanpa terkecuali atas kehadirannya dalam acara workshop ini,” ucapnya Rabu (11/9/2024).

Hal senada disampaikan Kaprodi Bisnis Digital Salmi Yuniar Bahri.ME didampingi Kabag Akademik Saefudin,S.AP saat membuka Workshop Review dan Pengembangan Kurikulum Program Studi Bisnis Digital.

BACA JUGA :  Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Berbeda dengan Kurikulum sebelumnya sambung Salmi, Sistem pendidikan saat ini mengacu pada kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yaitu sistem pendidikan yang berorientasi pada hasil atau capaian pembelajaran.

Adapun pendekatan dalam sistem pendidikan OBE menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran yang Inovatif, Efektif dan Interaktif.

Lebih jauh disampaikan Dosen lulusan Magister Fakultas Ekonomi Universitas Mataram itu, bahwa kurikulum OBE terfokus untuk mengasah kemampuan siswa dan hasil pembelajaran bukan hanya pada penyelesaian materi. Begitupula dengan regulasinya, tidak hanya mengacu pada Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) Namun juga dari Asosiasi Profesi Bisnis Digital (APBISDI) terlebih lagi, ITSKes Muhammadiyah Selong merupakan anggota dari APBISDI.

BACA JUGA :  Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan

Ia pun berharap sumbangsih dan saran dari semua stakeholder dan elemen terkait baik pengguna, lulusan, dosen, alumni, maupun mahasiswa guna penyempurnaan kurikulum prodi Bisnis Digital 2024-2028.

Hadir pada acara tersebut jajaran Civitas Akademika ITSKes Muhammadiyah Selong dan sejumlah instansi diantaranya: Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Dinas Kominfo dan Persandian, Bank NTB Syariah, PT.Runways Edutama Interhub serta sejumlah tamu undangan.

Penulis : Mr. Jhon

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya
Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  
Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan
Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35 WIB

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/