Miris! Fasilitas SDN 84/VI Telun Memprihatinkan, Wakil Ketua II DPRD Merangin Desak Pemda Bertindak

- Publisher

Minggu, 5 April 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Kondisi memprihatinkan dunia pendidikan kembali menjadi sorotan. Kali ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 84/VI yang berada di Desa Telun, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, menuai kritik tajam akibat minimnya fasilitas serta kurangnya perhatian dari pihak terkait.

Hal ini terungkap saat Bripka Purn. Ahmad Fahmi, SH.MH, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Merangin dari Fraksi Gerindra, melakukan kunjungan langsung di sela hari liburnya, Minggu (05/04/2026).

Dalam keterangannya, Ahmad Fahmi mengaku sengaja berkeliling ke wilayah Kecamatan Nalo Tantan guna menyerap aspirasi masyarakat serta melihat langsung kondisi di lapangan.

“Di sela-sela hari libur, saya menyempatkan diri berkeliling di Kecamatan Nalo Tantan untuk melihat apa saja yang perlu diperbaiki demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Setibanya di Desa Telun, ia mendapat informasi dari warga terkait kondisi SDN 84/VI yang dinilai sangat memprihatinkan. Tanpa menunggu lama, ia langsung mendatangi sekolah tersebut untuk memastikan kebenaran informasi.

Apa yang ditemuinya di lokasi justru membuatnya terkejut, sedih, sekaligus kecewa. Beberapa bangunan sekolah terlihat rusak dan tidak layak digunakan. Fasilitas dasar seperti toilet pun dilaporkan sudah tidak bisa digunakan lagi.

Namun yang paling menyayat perhatian adalah kondisi bendera Merah Putih yang terpasang di halaman sekolah. Bendera tersebut tampak usang, lusuh, bahkan robek, mencerminkan kurangnya perhatian terhadap simbol negara di lingkungan pendidikan.

BACA JUGA :  Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung

“Ini sangat memprihatinkan. Bukan hanya soal fasilitas belajar, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap simbol negara. Bendera Merah Putih seharusnya dirawat dengan baik, bukan dibiarkan dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.

Kondisi ini pun memunculkan kritik keras terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang dinilai kurang responsif terhadap kebutuhan dasar sekolah-sekolah di daerah.

Ahmad Fahmi menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi tersebut. Ia meminta agar segera dilakukan tindakan nyata untuk memperbaiki fasilitas sekolah demi menunjang proses belajar mengajar yang layak.

BACA JUGA :  Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya

“Saya mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin agar segera turun tangan dan menindaklanjuti kondisi SDN 84/VI di Desa Telun ini. Jangan sampai dunia pendidikan kita terus terabaikan,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, perhatian terhadap sarana dan prasarana sekolah harus menjadi prioritas, bukan sekadar wacana.

Kondisi SDN 84/VI ini menjadi cerminan bahwa masih adanya ketimpangan perhatian terhadap fasilitas pendidikan di daerah pelosok. Masyarakat pun berharap adanya langkah konkret dari pemerintah agar anak-anak dapat belajar dengan aman, nyaman, dan bermartabat.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya
Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  
Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan
Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Berita ini 252 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35 WIB

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Berita Terbaru

Hukum

Resmob Polres Bitung Gulung Dua Spesialis Curanmor Girian

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:44 WIB

Berita Utama

Pemdes Desa Rasau Gelar Malam Renungan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:25 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/