Enjoy saat Jalan Jalan, Letoy Waktu Sholat. Beginikah Tren Anak Muda ?

Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy

- Publisher

Kamis, 8 Desember 2022 - 22:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy. Foto: dok. Pribadi Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy. Foto: dok. Pribadi Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Oleh Mas Andre Hariyanto*

SETIAP muslim laki-laki dan perempuan wajib memakmurkan masjid-masjid Allah dengan berbagai ibadah dan ketaatan karena padanya ada keutamaan. Terkhusus pria dalam sholat berjama’ah di masjid.

BACA JUGA : Puluhan kali tak Diterima Kerja, Ratusan kali Ditolak Menulis, Kunci Bangkit Mas Andre: Jangan Bergantung dan Berani Nekat

Karena begitu mulianya amalan memuliakan masjid, Allah Ta’ala sampai menyifati orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid-Nya sebagai orang-orang mukmin. Sebagaimana dalam firman-Nya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA : Semarak Tasyakuran Sekretariat Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Suara Utama dan AR Learning Center di Joglo Wahyun Asror dua Yogyakarta

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (At-Taubah: 18).

BACA JUGA : Kantor Berita SUARA UTAMA Ajak Masyarakat Bergabung Menjadi Kaperwil Kabiro Koresponden dan Jurnalis Anti Hoax

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika kamu melihat orang rajin mendatangi masjid, maka persaksikanlah ia sebagai orang yang beriman.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan beliau menghasankannya serta yang lainnya).

BACA JUGA :  Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy. Foto: dok. Pribadi Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)
Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy. Foto: dok. Pribadi Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Mari kita mencintai masjid, memakmurkannya, dan menjadikannya sebagai sarana untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah.

Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy. Foto: dok. Pribadi Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)
Tempuh Jarak Jauh Buat Seru-seruan Kuat, Melangkah Shalat Kenapa Letoy. Foto: dok. Pribadi Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Seseorang yang mencintai sesuatu pasti hatinya akan selalu terpaut pada hal tersebut. Begitupula kecintaan terhadap masjid. Beginilah sejatinya cinta yang hakiki.

BACA JUGA : Pentingnya Peran Anak Muda Dalam Memakmurkan Masjid

“Ada 7 golongan orang yang akan dinaungi Allah yang pada hari itu tidak ada naungan kecuali dari Allah; salah satunya ialah seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid ketika ia keluar hingga kembali kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dicari Pemuda Masjid

Masjid merupakan salah satu sarana pembinaan umat yang mendapat perhatian begitu besar dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

AR Learning Center dan YPPN Adakan Tasyakuran Sekretariat Serta Doa Bersama Gempa Cianjur. Foto: Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)
AR Learning Center dan YPPN Adakan Tasyakuran Sekretariat Serta Doa Bersama Gempa Cianjur. Foto: Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Bahkan, ketika Rasul hijrah dan sampai di Madinah, bangunan pertama yang didirikan adalah masjid yang kemudian dinamai masjid Nabawi.

Oleh karena itu, kita sebagai anak-anak muda muslim semestinya memiliki perhatian dan kecintaan yang besar terhadap Masjid. Kecintaan yang besar kepada masjid akan membuat kita memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap pemakmurannya.

BACA JUGA :  Saling Lempar Alibi Masalah Sampah Menahun 4 Truk di Sangkanhurip
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Memakmurkan masjid bukan semata tugas si penjaga masjid. Pemuda muslim pun wajib ambil bagian. Namun, sedih sekali ketika mengetahui masjid yang jumlahnya banyak, namun minim jamaah.

Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Sedih sekali hati kita ketika mengetahui masjid hanya diisi oleh segerombolan kakek sepuh yang cukup usia. Suara azannya jauh dari kata merdu.

Hanya segelintir pemuda yang terlihat memadati pojokan masjid ataupun mushalla. Ke mana para pemuda-pemudi dan muslim lainnya? Kita semakin sadar, jarang sekali terdengar suara azan yang tangkas, cadas, dan tegas, yang dilafazkan anak-anak muda.

Ironis, ketika penulis pernah mendengar cerita dari kakek sepuh sekaligus takmir di sebuah mushalla.

“Di Mushalla ini Kakek yang adzan, kakek yang iqamat, kakek yang imam, sekaligus makmum”. Kakek itu tetap sendirian. Kata-katanya mengisyaratkan kesedihan.

Sungguh fenomena tersebut benar-benar ada. Banyak kita dapati masjid atau mushalla khususnya di tengah kota. Namun sepi dikala waktu shalat 5 waktu. Di mana diri kita saat adzan berkumandang, padahal panggilan cinta Allah memanggil kita?.

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya: Dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

BACA JUGA :  Dugaan Penipuan Berkedok Mentor Affiliate dan Arisan Online di TikTok Resahkan Warga, Redaksi Siapkan Laporan Resmi ke Polda Jabar dan Polresta Bandung

“Bagian negeri yang paling Allah cintai adalah masjid-masjidnya, dan bagian negeri yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah).

Tidak terpungkiri tidak sedikit masyarakat muslim lebih senang nongkrong di warung kopi ataupun café-cafe ketika waktu shalat tiba. Kumandang azan sama sekali tak dipedulikannya.

Ada juga yang ramai menggelar nobar (nonton bareng) sepakbola di malam hari dengan niatan silaturahim. Namun berbalik sedih jika aktivitas tersebut mengakibatkan lalai di waktu subuh.

Nun di sini, masjid-masjid masih terlihat sepi. Kumandang azan terabaikan. Kemana sekelompok generasi muda dan pemegang kejayaan Islam?.

Rela menempuh jarak jauh tuk sekadar cari hiburan dan seru-seruan. Namun letoy melangkah hanya sekian meter ‘tuk penuhi seruan adzan waktu sholat. Beginikah tren pemuda kekinian? Naudzubillah min dzaalik.

______

*) ANDRE HARIYANTO, penulis adalah pendiri Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara Yogyakarta, Lembaga AR Learning Center, Kabid Pendidikan DPD DIY Persatuan Wartawan RI, Sekjen DPP PANI, dan aktif menggeluti kajian media

Berita Terkait

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan
Pangeran Makassar yang Melawan Inggris di Sri Lanka
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:55 WIB

Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:15 WIB

Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan

Berita Terbaru

Berita Utama

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:01 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand