Bupati Subang Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG Pasca Kasus Keracunan Siswa

- Publisher

Jumat, 26 September 2025 - 23:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati subang dalam menanggapi Kasus Insiden keracunan MBG menimpa 11 siswa SDN Rawalele. (Jurnalis SUARA UTAMA)

Foto Bupati subang dalam menanggapi Kasus Insiden keracunan MBG menimpa 11 siswa SDN Rawalele. (Jurnalis SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Subang – Insiden keracunan yang menimpa 11 siswa SDN Rawalele menjadi peringatan serius. Pemkab Subang berkomitmen memperketat pengawasan dan mempercepat sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (LSHS) bagi seluruh penyedia makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 11 siswa SDN Rawalele mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (25/9/2025). Menyikapi insiden tersebut, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menyampaikan keprihatinannya sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di wilayahnya.

BACA JUGA :  Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Usai Rapat Paripurna, Bupati Subang menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Subang wajib memiliki sertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (LSHS). Dari total 44 SPPG yang ada, baru tiga yang sudah tersertifikasi.

“Kita sedang dalami dan tindak lanjuti. Saya harap semua segera tersertifikasi sehingga kejadian serupa bisa diminimalisir,” tegasnya.

Bupati Subang juga menjelaskan bahwa program MBG merupakan inisiatif Pemerintah Pusat, namun Pemkab Subang tetap bertanggung jawab memastikan pelaksanaannya aman bagi anak-anak.

BACA JUGA :  PETI Diduga Milik Jayak Kian Merajalela di Tanjung Benuang, Warga Tagih Ketegasan APH

“MBG ini memang program pusat, daerah hanya menerima. Tetapi kami tetap akan mengontrol dan mengawasi agar keinginan kita bersama dan arahan Pak Presiden bisa berjalan baik, serta jangan sampai kasus serupa terjadi di Subang,” tambahnya.

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/