BPN BATANG HARI MANDUL? KASUS PENYUSUTAN TKD MALAPARI JALAN DI TEMPAT, RAKYAT CIUM AROMA PEMBIARAN MAFIA TANAH!

- Publisher

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG HARI – Sikap diam dan lambannya kinerja Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Batang Hari dalam menuntaskan polemik Tanah Kas Desa (TKD) Malapari mulai memicu kemarahan besar dari masyarakat. Lembaga negara yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberantas mafia tanah, kini justru dinilai mandul dan sengaja melakukan pembiaran terhadap hilangnya aset negara.

Pasalnya, penyusutan aset desa secara misterius seluas hampir 2,5 hektare—dari yang semula tercatat sekitar 6,2 hektare menyusut drastis menjadi hanya 3,7 hektare—hingga detik ini tidak mampu dijelaskan oleh pihak BPN. Alih-alih memberikan kepastian hukum, ATR/BPN Batang Hari dituding sengaja mengulur-ulur waktu dan membuat penanganan kasus ini berjalan di tempat.

Padahal, seluruh persyaratan administrasi dan dokumen otentik yang diminta oleh Kepala Kantor ATR/BPN telah dipenuhi dan diserahkan langsung oleh perwakilan warga. Namun, keseriusan masyarakat tersebut justru dibalas dengan “tembok bisu” tanpa adanya keputusan ataupun transparansi riwayat administrasi pertanahan yang dijanjikan.

“Semua dokumen sudah kami serahkan di atas meja mereka. Kalau administrasi sudah lengkap tapi keputusan tetap tidak keluar, wajar jika kami menduga ada kongkalikong atau tekanan dari pihak luar yang ingin mengamankan tanah rampasan tersebut,” ungkap seorang warga dengan nada geram.

Ketidaktegasan BPN ini memperkuat indikasi bahwa sindikat mafia tanah telah menyusup jauh ke dalam sistem pertanahan di Batang Hari. Ratusan warga yang sebelumnya sempat mengepung kantor BPN pun kini mulai kehilangan kesabaran. Aktivis lokal mengingatkan bahwa bungkamnya institusi ini berpotensi memicu gelombang aksi massa yang jauh lebih besar akibat hilangnya kepercayaan publik.

Masyarakat Desa Malapari mendesak Kementerian ATR/BPN pusat dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan memeriksa internal Kantor Pertanahan Batang Hari. Publik kini menunggu, apakah BPN Batang Hari berani bertindak profesional dengan melakukan pengukuran ulang secara transparan, ataukah mereka akan tetap memilih menjadi “pelindung tak terlihat” bagi para perampas aset desa?

BACA JUGA :  Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Alhamdulillah, Siswi SDN 01 Tiuh Balak Pasar Raih Juara 2 Lampung Student Olympic (LSO)

Penulis : Ikhsan

Berita Terkait

Persib Bungkam Sabah FC 3-0, Cukup Incar Hasil Seri Kontra Bali United untuk Kunci Juara Grup
Maba UNILA Diduga Dihalangi Menjalankan Salat, Masyarakat Minta Panitia Dievaluasi
Pererat Silaturahmi Internal, Polres Barito Selatan Peringati Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Hiburan
Dana Aspirasi 40 % Tahun Anggaran 2026 di Review Ulang, Terindikasi Melanggar Siklus Perencanaan Resmi
Ibarat Ingkar Janji, Jadwal Mati Listrik Buntok Kembali Molor Usai Sepakat Berakhir 5 Agustus
Berpotensi Pada Kwalitas Pekerjaan dan Administrasi, Dana Afirmasi DD di Informasikan Cair Sekira Bulan November 2026
Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 
Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Persib Bungkam Sabah FC 3-0, Cukup Incar Hasil Seri Kontra Bali United untuk Kunci Juara Grup

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Maba UNILA Diduga Dihalangi Menjalankan Salat, Masyarakat Minta Panitia Dievaluasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Pererat Silaturahmi Internal, Polres Barito Selatan Peringati Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Hiburan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Dana Aspirasi 40 % Tahun Anggaran 2026 di Review Ulang, Terindikasi Melanggar Siklus Perencanaan Resmi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Ibarat Ingkar Janji, Jadwal Mati Listrik Buntok Kembali Molor Usai Sepakat Berakhir 5 Agustus

Berita Terbaru

Berita Utama

Kapolres Bitung Pimpin Upacara Taptu Jelang HUT RI ke-81BITUNG 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:56 WIB

Oplus_131072

Berita Utama

Semangat HUT ke-81 RI, Pekan Olahraga Lapas Bangko Resmi Ditutup

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:59 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/