Aku Dari Desa, Dan Aku Bangga

- Publisher

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suara Utama, Rawajitu Selatan- Wajah manis penuh senyuman. Tak bosan siapapun yang memandang. Gadis ini sangat bersahaja. Bapak ibu guru serta teman-temannya begitu bangga terhadap dia. Yah, namanya ada Lutfia Sari. Teman-teman dan guru biasanya memanggilnya Luthfi. Gadis manis ini lahir di Desa Suka Bhakti, Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Putri dari Bapak Agus Surya dan Ibu Warningsih. Saat ini usianya 14 tahun. Gadis yang mempunyai hobi menulis cerita fiksi ini membuat bangga tidak hanya orangtua, tetapi juga guru dan teman-temannya. Bahkan satu provinsi. Dia menjadi pemenang Olimpiade Siswa Nasional (OSN) mapel IPS tingkat provinsi pada tahun 2024. Yang diselenggarakan 24 Juni 2024. Artinya, gadis ini mengalahkan  ratusan siswa lain yang berasal dari seluruh provinsi Lampung. Dia mewakili Provinsi Lampung ke tingkat Nasional. Ah, Luthfi. Kamu membuat bangga kami.

 

Pak Rustoyo, S.Pd, selaku kepala sekolah SMPN 1 Gedung Aji Baru memberikan dukungan penuh kepada luthfi dan seluruh siswa-siswinya yang berprestasi, untuk terus memacu semangat dan berusaha memfasilitasi agar potensi-potensi yang ada pada siswa bisa makin berkembang. Dan untuk Luthfi, Beliau memberikan reward atau hadiah yang bermanfaat bagi kemajuan belajarnya. Pak Rustoyo juga berpesan, “Untuk siswa di seluruh Indonesia, khususnya tulang Bawang, saya mengajak agar semakin giat belajar dan menggali potensi masig-masing, baik potensi akademik maupun non akademik agar masa depan kalian gemilang.”

BACA JUGA :  Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional

Dan keberhasilan Luthfi juga tak lepas dari dukungan guru IPS-nya yang bernama Ibu Yusmala Adinta, S.Pd. Dengan telaten dan penuh kesabaran, beliau mendampingi Luthfi hingga berhasil di tingkat provinsi dan akan  berlaga di tingkat nasional. Bu guru yang sedikit pemalu ini berpesan untuk seluruh siswa di manapun berada, terutama yang berada di daerah-daerah, “Kembangkan potensi positif yang ada pada diri kalian. Cobalah untuk membuka diri pada kesempatan-kesempatan yang datang pada kalian.”

BACA JUGA :  Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut

“Saya berasal dari desa, tapi saya bangga! Karena cita-cita saya adalah menaklukkan dunia.” Tutup Luthfi dengan penuh semangat dan mata berbinar.

Berita Terkait

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 
Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 
Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:39 WIB

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WIB

Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:10 WIB

Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 

Senin, 8 Juni 2026 - 20:16 WIB

Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut

Berita Terbaru

Berita Utama

Penertiban Pedagang di Tanjung Bunga

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:20 WIB