SUARA UTAMA BERAU – Kesabaran warga Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, kembali diuji. Jalan poros Gurimbang–Sukan yang menjadi satu-satunya akses utama masyarakat hingga kini masih dipenuhi lubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu ketika kemarau. Ironisnya, kondisi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang benar-benar tuntas.
Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin, mengaku prihatin melihat penderitaan masyarakat yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan saat melintasi jalan tersebut. Menurutnya, ruas jalan itu merupakan urat nadi perekonomian warga yang menghubungkan aktivitas pertanian, perkebunan, hingga distribusi kebutuhan pokok.
”Jalan ini bukan sekadar penghubung kampung. Ini adalah akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil panen dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi kondisinya terus rusak dan belum mendapat penanganan serius,” ungkap Bunyamin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan jalan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga. Biaya angkut hasil pertanian meningkat, waktu tempuh semakin lama, bahkan kendaraan masyarakat kerap mengalami kerusakan akibat medan jalan yang memprihatinkan.
Warga berharap pemerintah tidak lagi sekadar mendengar keluhan, tetapi segera mengambil langkah nyata. Sebab, selama akses utama tersebut dibiarkan rusak, masyarakat di pedalaman akan terus menanggung beban yang seharusnya menjadi tanggung jawab pembangunan infrastruktur daerah.
Penulis : Rudi Salam
Sumber Berita: Wartawan Suara utama








