Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

- Publisher

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautama.id | Makassar — Persaingan antar media di era digital kembali menjadi perhatian publik di Kota Makassar. Munculnya berbagai perbedaan pandangan dan dinamika di kalangan insan pers dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga profesionalisme jurnalistik di tengah derasnya arus informasi.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belakangan ini, hubungan antara sejumlah pihak media dan oknum wartawan Kul Indah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat maupun pengguna media sosial. Situasi tersebut dipicu oleh berbagai pemberitaan dan pernyataan yang dianggap memunculkan polemik baru di dunia jurnalistik lokal.

 

 

Sejumlah pihak menilai bahwa persaingan media merupakan hal yang wajar selama tetap berada dalam koridor etika jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Namun demikian, publik berharap agar seluruh insan pers tetap mengedepankan profesionalisme, independensi, serta menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Pelajar SMA di Dogiyai Dilaporkan Tewas Ditembak, Warga Minta Investigasi Independen

 

 

Media online Jejak Terkini menjadi salah satu media yang Yang di Bawah Naungan PT. Andika Media Perkasa disebut terus aktif melakukan publikasi berbagai informasi sosial, hukum, pemerintahan, hingga kegiatan masyarakat di Sulawesi Selatan. Aktivitas pemberitaan tersebut mendapat perhatian luas dari pembaca maupun pegiat media digital.

 

 

Di sisi lain, muncul berbagai tanggapan dan komentar dari sejumlah pihak terkait perkembangan media online di Kota Makassar. Beberapa pengamat menilai bahwa meningkatnya eksistensi media digital sering kali memicu persaingan dalam memperoleh perhatian publik dan pembaca.

 

 

“Persaingan media itu sesuatu yang biasa. Yang paling penting adalah bagaimana setiap media tetap menjaga kualitas berita, verifikasi informasi, serta menaati kode etik jurnalistik,” ujar salah satu pemerhati media di Makassar.

BACA JUGA :  Satresnarkoba Polres Gowa Gelar Jumat Berkah, IPTU Firman Makan Bersama Tahanan dan Beri Motivasi Penuh Haru

 

 

Ia juga menegaskan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menyerang kehidupan pribadi seseorang.

 

 

Menurutnya, konflik personal maupun perbedaan pendapat antar pihak sebaiknya tidak dibawa ke ranah publik tanpa data dan fakta yang jelas, karena dapat memicu kesalahpahaman serta mencederai citra dunia pers.

 

 

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk lebih cerdas dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial maupun platform pemberitaan online. Verifikasi informasi dinilai menjadi langkah penting agar publik tidak mudah terpengaruh oleh opini yang belum tentu sesuai fakta.

BACA JUGA :  Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua

 

 

Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat, media massa diharapkan tetap menjadi sarana edukasi, kontrol sosial, dan penyebar informasi yang membangun bagi masyarakat luas.

 

 

Para pegiat pers di Sulawesi Selatan pun berharap agar seluruh insan media dapat menjaga solidaritas, profesionalisme, serta menghindari konflik berkepanjangan yang dapat merugikan dunia jurnalistik itu sendiri.

 

 

Hingga saat ini, situasi terkait polemik tersebut masih menjadi perhatian sejumlah kalangan, sementara masyarakat berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan perbedaan dengan cara yang bijak, profesional, dan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Nyaris di Depan Mata Polsek Bangko: Alat Dompeng Milik ‘LMB’ Bebas Bekerja, Siapa yang Melindungi?  
PAHAM dan Daeng Uki Waqafkan Al-Qur’an untuk 10 TPA di Majene
IPJI Kota Batu Resmi Terbentuk, Perkuat Sinergi Penulis dan Jurnalis di Malang Raya
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:56 WIB

Nyaris di Depan Mata Polsek Bangko: Alat Dompeng Milik ‘LMB’ Bebas Bekerja, Siapa yang Melindungi?  

Berita Terbaru