Kades Sungai Manau Saidina Usman Akui Terlibat PETI, Diduga Kebal Hukum?

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 07:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Merangin – Dugaan keterlibatan Kepala Desa (Kades) Sungai Manau, Kabupaten Merangin,Jambi, Saidina Usman, dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) akhirnya terjawab. Melalui konfirmasi media ini via pesan WhatsApp, Kades Saidina Usman tidak menampik tudingan warga bahwa dirinya terlibat dalam aktivitas tambang emas ilegal di wilayahnya.

“Iyo,” begitu jawaban singkat Saidina Usman ketika ditanya langsung soal keterlibatan dirinya dalam praktik PETI yang menggunakan alat berat excavator. Pengakuan ini kian menguatkan laporan masyarakat setempat yang menyebut adanya mobil pengangkut BBM ke lokasi tambang ilegal milik sang Kades. Bahkan, beberapa monitor BBM disebut sudah dipatok untuk kebutuhan alat berat yang beroperasi di lokasi.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai

Padahal, saat ini Pemerintah Kabupaten Merangin sedang gencar-gencarnya menindak aktivitas PETI. Bupati Merangin, H. M. Syukur, SH.MH, sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran yang menegaskan larangan keras bagi pejabat desa—baik Kades, BPD, maupun perangkat desa lainnya—untuk terlibat dalam kegiatan tambang emas ilegal. Larangan itu diperkuat dengan fakta integritas yang ditandatangani sebelum para kepala desa dilantik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila ada kepala desa maupun perangkat desa terbukti ikut bermain dalam PETI, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Bupati Merangin dalam pernyataannya kepada media ini.

Seorang warga Sungai Manau yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan perilaku Kadesnya. “Kepala desa itu ujung tombak pemerintahan desa. Harusnya memberi contoh yang baik, bukan justru merusak alam demi memperkaya diri sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum, baik Polres Merangin maupun Polda Jambi, agar segera turun ke lokasi dan membuktikan pengakuan sang Kades. Pasalnya, selama ini aktivitas PETI di daerah tersebut berjalan aman-aman saja, seolah para pelaku kebal hukum dan terlindungi.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin seorang kepala desa yang seharusnya menjaga amanah rakyat justru terlibat dalam aktivitas ilegal yang merusak lingkungan dan melawan aturan?

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin
Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi
Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP
Kejari Merangin Eksekusi 7 Terpidana Kasus Renah Alai ke Lapas Bangko
Geger di Desa Mampun Baru! Pria Luka Serius Dibacok Istri Siri, Polres Merangin Ungkap Kronologi
Kejati Jambi Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Anggaran Setwan DPRD Merangin, Kerugian Negara Capai Rp19,54 Miliar
Berita ini 274 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:13 WIB

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp