Pj Gubernur Kalbar Harisson Bantu Kapuas Hulu: Sentuhan Kemanusiaan dalam Penanggulangan Bencana

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama (Kapuas Hulu)- Dalam menghadapi dampak banjir yang melanda Kabupaten Kapuas Hulu, Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, memainkan peran kunci dalam mengeksekusi respons cepat. Dengan didukung oleh Presiden Joko Widodo, Harisson memimpin upacara serah terima bantuan di Kantor Desa Marsedan Raya pada Jumat pagi (12/1). Upacara ini bukan hanya sekadar simbolis, namun juga mencerminkan tekad kuat pemerintah untuk memberikan bantuan yang signifikan kepada masyarakat yang terdampak.

Bantuan yang diserahkan oleh Harisson mencakup berbagai kebutuhan mendesak, seperti selimut, makanan siap saji, tenda gulung, tenda serba guna, kasur, kid ware, dan familiy kit. Menanggapi kebutuhan pangan, Harisson juga menyerahkan beras cadangan sebanyak 97,86 ton. Selain itu, ada kontribusi tambahan berupa satu unit mobil ambulans dan 100 paket bahan pokok dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalbar, khususnya untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Semitau.

Tindakan ini tidak hanya merupakan bantuan materiil semata, tetapi juga menandakan komitmen Pemprov Kalbar, yang ditegaskan oleh Harisson, untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu. Respons cepat dan tanggap pemerintah mencerminkan kepedulian terhadap kesejahteraan warga yang terdampak musibah alam tersebut.

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Pemprov Kalbar. Dalam ungkapannya, Diaan mengapresiasi berbagai program bantuan yang langsung menyentuh masyarakat Kapuas Hulu. Terima kasih disampaikan kepada Pj Gubernur Kalbar atas perhatiannya terhadap kondisi sulit yang dihadapi oleh warga. Ini menunjukkan solidaritas dan kerjasama yang diperlukan dalam mengatasi situasi darurat.

Pentingnya respons pemerintah terhadap bencana tidak hanya terletak pada jumlah dan jenis bantuan yang disediakan, tetapi juga pada sentuhan kemanusiaan yang terpancar. Bencana bukan hanya masalah fisik, tetapi juga melibatkan aspek-aspek psikologis dan emosional masyarakat yang terdampak. Dalam konteks ini, tindakan cepat dan bantuan yang diberikan oleh Pj Gubernur Harisson bukan hanya memberikan kebutuhan fisik, tetapi juga menjadi sumber harapan dan kekuatan bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

BACA JUGA :  Petani Keren, Pertanian Modern — Sumbar Dorong Regenerasi Petani Menuju Generasi Emas 2045

Hal ini sejalan dengan konsep respons pemerintah yang tidak hanya melibatkan pendekatan materiil, tetapi juga memahami dan merespons kebutuhan psikologis dan sosial masyarakat. Pemprov Kalbar, melalui Harisson, memberikan contoh positif dalam menjawab tantangan bencana dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk membangun ketahanan bersama di tengah krisis.

Tindakan kemanusiaan ini tidak hanya menciptakan ikatan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah. Kepedulian dan responsifnya Pemprov Kalbar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadapi bencana alam yang serupa.

Melalui bantuan yang diberikan, Pemprov Kalbar tidak hanya memberikan solusi jangka pendek untuk membantu masyarakat Kapuas Hulu pulih dari dampak banjir, tetapi juga membentuk dasar untuk pembangunan ketahanan komunitas di masa depan. Dengan demikian, tindakan kemanusiaan ini bukan hanya menjadi cerminan empati, tetapi juga investasi dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Upaya Pj Gubernur Kalbar, Harisson, dalam memberikan bantuan kepada Kapuas Hulu bukan hanya sebuah tanggapan cepat terhadap bencana, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sentuhan kemanusiaan dalam penanggulangan bencana ini menciptakan ikatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, menciptakan landasan untuk pembangunan yang berkelanjutan, dan memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan
Pelantikan Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh Resmi Digelar
Pembagian Rapor di Ponpes Al-Firdaus Matas Dimeriahkan Khotmil Qur’an, Apresiasi Santri, dan Launching Mars Pesantren
Tutup Bimtek Kades dan BPD, Walikota Sungai Penuh Alfin tekankan Perkuat Peran desa dalam Mendukung Program Pemerintah Daerah
PGRI Padang Pariaman Salurkan Bantuan ke Murid dan Warga Terdampak Banjir
Urgennya Normalisasi Sungai Batang Gasan
Moekajat Fun Camp 2025 #1 Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Keluarga Lintas Generasi
Penguatan HAM Dalam Wadah Negara Demokrasi Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:11

Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:36

Pelantikan Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh Resmi Digelar

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:49

Pembagian Rapor di Ponpes Al-Firdaus Matas Dimeriahkan Khotmil Qur’an, Apresiasi Santri, dan Launching Mars Pesantren

Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:41

Tutup Bimtek Kades dan BPD, Walikota Sungai Penuh Alfin tekankan Perkuat Peran desa dalam Mendukung Program Pemerintah Daerah

Senin, 15 Desember 2025 - 10:27

PGRI Padang Pariaman Salurkan Bantuan ke Murid dan Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:32

Urgennya Normalisasi Sungai Batang Gasan

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:13

Moekajat Fun Camp 2025 #1 Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Keluarga Lintas Generasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:12

Penguatan HAM Dalam Wadah Negara Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru