TALENTA SEPAKBOLA PADANG TERANCAM HILANG! Askot PSSI Kota Padang Gelar Kompetisi Usia Dini Terbesar di Sumbar, Mastilizal Aye Desak Pemerintah Turun Tangan

- Publisher

Rabu, 24 September 2025 - 14:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Padang,suarautama.id–

Asosiasi Kota PSSI (Askot PSSI) Kota Padang menggelar kompetisi usia dini terbesar di Sumatera Barat, sebagai bentuk komitmen mencetak bibit pesepakbola masa depan. Ratusan tim ikut serta dari berbagai kelompok umur, menjadikan ajang ini barometer pembinaan sepakbola di daerah.

Ketua Askot PSSI Kota Padang, Mastilizal Aye, menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi kesempatan langka menemukan “mutiara terpendam” dari Padang. Namun ia juga mengkritisi minimnya dukungan pemerintah terhadap pembinaan sejak dini.

BACA JUGA :  PKK dan Pemdes Rasau Dinilai Abai Pendampingan UMKM, Baru Datang Saat Usaha Berkembang

> “Saat anak Padang masuk Timnas atau klub besar, semua merasa bangga, tepuk dada, saling klaim ‘berkat saya’. Memang apa kontribusi pemerintah selama mereka berproses? Jangan sampai kita hanya jadi penonton ketika talenta kita diambil daerah lain,” ujar Mastilizal Aye.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

 

Askot PSSI Kota Padang mendorong agar pemerintah kota, DPRD, pihak swasta, dan masyarakat ikut terlibat aktif, menyediakan fasilitas, pendanaan, dan program berkelanjutan agar bibit-bibit muda sepakbola Padang tidak hilang begitu saja.

 

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Humas askot PSSI kota padang

Berita Terkait

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp