Serangan Buaya Kembali Terjadi, Warga Bumi Dipasena Tulang Bawang Jadi Korban saat Mencari Ikan

- Publisher

Senin, 4 November 2024 - 06:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Buaya (suarautama.id)

Ilustrasi Buaya (suarautama.id)

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Seorang warga Kampung Bumi Sentosa, Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dilaporkan hilang setelah diserang buaya di Kanal Besar dekat pos pemeriksaan Jalur 40 pada Minggu malam (3/11/2024) sekitar pukul 23.30. Korban bernama Wayan Budi bin Nyoman Abu (42), suami dari Rita Rini (40), dan ayah dari dua anak. Wayan, yang berasal dari Bandar Jaya, Lampung Tengah, bertempat tinggal di Blok 1 Jalur 19 Nomor 5, Kampung Bumi Sentosa.

BACA JUGA :  Kepala Desa Adolang Dhua Dorong Sinergi Pemerintah Desa dan Perangkat Adat

Kejadian tragis ini bermula ketika Wayan bersama enam rekannya, termasuk Tikos Sihotang (35), Inani (48), dan Sarno (35), sedang beristirahat di atas sampan masing-masing usai menjala ikan di kanal. Menurut keterangan para saksi, mereka tengah beristirahat dan makan gorengan di atas sampan saat buaya besar tiba-tiba muncul dan menyambar Wayan. Serangan terjadi begitu cepat, hingga Wayan tidak sempat berteriak atau memberi tanda bahaya, membuat seluruh rekan yang berada di sampan terkejut dan tak sempat memberi pertolongan.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Bangko Syaikoni Sambangi Kejari Merangin

Upaya pencarian langsung dilakukan oleh warga setempat dengan bantuan dari penduduk kampung tetangga menggunakan beberapa speedboat milik warga. Namun, pencarian terkendala akibat kanal yang sedang dalam kondisi surut sejak malam hingga subuh, menyulitkan pergerakan kendaraan air di sekitar lokasi kejadian.

Jaja Indrawan, Sekretaris Kampung Bumi Sentosa yang juga tetangga korban, menyampaikan bahwa salah satu anggota Satpolair yang tinggal di kampung tersebut segera turun ke lokasi begitu mendengar kabar serangan. Hingga Senin pagi (4/11), proses pencarian korban masih terus berlangsung dengan dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

 

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Viral! Dugaan Aktivitas Dompeng di Tengah Kota Bangko Disorot Publik, Warga Khawatir Anak-Anak Jadi Korban
Suara Utama Buka Ruang Berkarya bagi Penulis, Jurnalis dan Wartawan di Indonesia
Berita ini 3,463 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 10:39 WIB

Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

Minggu, 13 September 2026 - 13:24 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa

Berita Terbaru

Berita Utama

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 Sep 2026 - 18:55 WIB

https://mancingjitu.com/