RSAM Bukittinggi Klarifikasi Kabar Pasien Meninggal Akibat Lompat dari Lantai 2

- Publisher

Kamis, 25 September 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi – Manajemen Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar mengenai seorang pasien laki-laki berinisial A (64) yang disebut meninggal dunia usai melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari lantai dua Gedung Ambun Suri.

Direktur RSAM, dr. Busril, menegaskan bahwa tidak ditemukan bukti kuat yang menunjukkan pasien tersebut melompat dari lantai dua. “Kami memastikan pasien tidak mengalami cedera apapun. Pasien sempat kembali dirawat dan dipasangi infus, namun akhirnya meninggal dunia akibat sesak napas. Pasien diketahui memiliki riwayat kanker paru stadium tiga,” jelas dr. Busril, Kamis (25/9).

BACA JUGA :  Nama Calon Direktur Perumdam Tirta Argapura Tidak di ACC Kemendagri, Ketua Pansel Sebut Akan Mengusulkan Ulang 

Terkait dugaan kelalaian petugas, pihak RSAM akan melakukan evaluasi menyeluruh dengan mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV. “CCTV di area tersudut Gedung Ambun Suri memang belum maksimal. Kami akan meningkatkan pengawasan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa dapat dicegah,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tekankan Realisasi Anggaran Distrik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Operasi Ketupat Menumbing 2026 Berakhir, Polda Babel Lanjutkan Pengamanan Arus Balik Lewat Skema KRYD

Lebih lanjut, dr. Busril memastikan pihak keluarga pasien menerima dengan ikhlas musibah tersebut. “Bahkan pihak keluarga telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak rumah sakit. Jenazah telah dibawa untuk dimakamkan di daerah Batusangkar,” ujarnya.

RSAM menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB