Mengungkap Fakta di Balik Isu “Netanyahu Memajang Flayer Bersama Prabowo”

- Publisher

Selasa, 30 September 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 30 September 2025-

Belakangan publik dihebohkan oleh beredarnya poster atau billboard di Tel Aviv yang menampilkan foto Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berdampingan dengan sejumlah tokoh dunia. Narasi yang berkembang menyebut bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sengaja memajang flayer bersama Prabowo.
Hingga saat ini, belum ada bukti kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan posisi resmi: Indonesia tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum kemerdekaan Palestina diakui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta yang Terverifikasi

1. Billboard di Tel Aviv

BACA JUGA :  Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

Billboard bertema Abraham Shield/Abraham Accords menampilkan wajah sejumlah tokoh dunia, termasuk Prabowo Subianto.

Foto ini viral di media sosial dan diberitakan sejumlah media internasional maupun nasional.

 

2. Pernyataan Resmi Pemerintah Indonesia

Kementerian Luar Negeri RI menegaskan, baliho tersebut tidak ada kaitannya dengan perubahan kebijakan Indonesia.

Indonesia tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina sebagai syarat mutlak normalisasi hubungan dengan Israel.

 

3. Tanggapan DPR RI

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut pemasangan billboard perlu ditelusuri lebih jauh, baik maksud maupun pihak yang memasangnya.

BACA JUGA :  PERNYATAAN SIKAP TERBUKA: LSM BAKIN JAMBI AKAN SEGERA SERAHKAN LAPORAN RESMI DARURAT SABU SUNGAI BAUNG KE MAPOLRES BATANGHARI

Belum ada penjelasan resmi dari penyelenggara atau pemerintah Israel terkait keberadaan wajah Prabowo dalam poster tersebut.

 

4. Konteks Posisi Presiden Prabowo

Sebelumnya, Prabowo Subianto menegaskan sikap: Indonesia baru dapat mempertimbangkan hubungan diplomatik dengan Israel apabila syarat pengakuan terhadap Palestina dipenuhi.

 

Hal yang Belum Terbukti

Tidak ada rilis resmi dari Kantor PM Israel (Netanyahu) yang menyatakan bahwa billboard tersebut merupakan bagian dari kebijakan atau komunikasi resmi pemerintah Israel.

Tidak ada bukti bahwa Pemerintah Indonesia atau Presiden Prabowo terlibat langsung dalam produksi atau penyebaran billboard.

BACA JUGA :  Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Asal-usul pemasangan, pendanaan, dan pihak penanggung jawab masih belum terkonfirmasi secara publik.

Imbauan Publik

Kami mengingatkan masyarakat dan media untuk tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan yang belum terbukti. Setiap klaim terkait politik luar negeri harus mengacu pada pernyataan resmi pemerintah dan diverifikasi melalui sumber tepercaya.

Kutipan

Kementerian Luar Negeri RI:
“Pemasangan baliho itu tidak berkaitan dengan kebijakan luar negeri Indonesia. Posisi Indonesia jelas: mendukung penuh kemerdekaan Palestina.”

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad:
“Perlu dicek maksud dan tujuannya. Tidak bisa serta-merta disimpulkan tanpa penjelasan resmi.”

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Biro Humas dan Protokol Sekretariat Presiden

Berita Terkait

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO
Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 
Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Perkuat Tata Kelola PAW, BK DPRD Kaltim Gelar Studi Banding ke Kukar
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:28 WIB

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Fasilitas Umum di Bongkar, Pertanggung Jawaban Masih Misteri, BPN atau Pemerintah Desa Gading Kulon 

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB