Menghidupkan Ramadhan, Menanam Pahala yang Abadi

Semoga Ramadhan ini menjadi pembersih dosa

- Publisher

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ustadz Dasim, Ketua Dewan Mudzakarah Media Suara Utama asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Dok.Pribadi/SUARA UTAMA)

FOTO: Ustadz Dasim, Ketua Dewan Mudzakarah Media Suara Utama asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Dok.Pribadi/SUARA UTAMA)

Penulis oleh : Dasim, S.Pd.I,.M.Pd., CIJ., CPW, Ketua Dewan Mudzakarah Media Suara Utama dan Praktisi Ruqyah serta Dai MUI anggota ICMI Jawa Barat

SUARA UTAMA Jauh sebelum ramadhan ini datang kita selalu berdoa kepada Allah SWT agar kita dipertemukan kepada Ramadhan dan diberikan keberhasilan dalam menjalankan ibadah Ramadhannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini Ramadhan akan meninggalkan kita muhasabah nya kita instrospeksi nya apakah yang menahan mulut kita sehingga sulit berdzikir mengingat Allah SWT saat Ramadhan ini,apakah yang menahan kaki kita sehingga sulit melangkahkan pergi ke masjid melaksanakan k ebaikan, apakah yang menahan kepala kita sehingga sulit bersujud dihadapan Allah SWT,Ada beberapa hari lagi untuk kita bergerak dan berbuat,masih ada kesempatan dan harapan, Termasuk harapan keinginan serta Doa kita agar ibadah Ramadhan itu dapat diterima oleh Allah SWT.

BACA JUGA :  Pandeglang, Infrastruktur dan Mental Pejabat yang Rusak ?

Kesulitan kita memaksimalkan Ramadhan hari ini jangan lah berputus asa kita terus kuatkan Doa sebagaimana kita ingat kesulitan nabi Musa AS berdakwah kepada Fir’aun laknatullah alaihi.

Doa yang sangat terkenal:

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي

وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي

يَفْقَهُوا قَوْلِي

Maknanya sangat relevan untuk kita ambil hikmahnya dari Doa tersebut:

1. Lapangkan dada agar kita memiliki Mental tangguh dan terus dapat menjaga spirit Ramadhan

2. Mudahkan urusan dimaknai memohon agar kita dimudahkan dalam adabtasi setelah Ramadhan dan memiliki Strategi ibadah

3. Lancarkan bicara dimaknai agar kita dapat berKomunikasi efektif dan

4. Dipahami orang lain

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Memiliki ruh Pendekatan sosial

Keberhasilan Ramadhan bukan hanya kecerdasan tetapi kelapangan hati dan terus memperbaiki,Ramadhan sarana ujian kita agar menjadi manusia yang lebih bertakwa.”

QS Al-Baqarah 183

“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”

Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah, tetapi revolusi spiritual dan moral.

Kita bersyukur Syukur atas hadirnya Ramadhan,Rasa syukur Fondasi Kehidupan manusia

Dalam hadits

التحدث بنعمة الله شكر وتركها كفر

“Menyebut nikmat Allah adalah syukur, menutupinya adalah kufur.”

Ramadhan kita ungkapkan,kita ceritakan agar namanya terus teringat untuk menjaga Cintanya agar lagir energi ibadah,menjaga

Harapannya agar selalu optimis dalam hidup,Takut kepadanya agar terjaga pengendali dirinya

Kita terus semangat mencontoh akhlaq Baginda nabi dengan sifat

BACA JUGA :  Hujan Ekstrem Lumpuhkan Aktivitas Warga, Siswa SMP IL Kapitan Fatubaa NTT Terhambat Bersekolah

1. Siddiq

Agar ramadhan menciptakan pribadi yang memiliki Integritas dan kejujuran.

2. Amanah agar ramadhan kita memiliki Kapabilitas dan profesionalisme

3. Fathonah agar Ramadhan kita memiliki Kredibilitas dan intelektual

4. Tabligh agar ramadhan kita bertransformasi ilmu dan inspirasi

“Yang abadi dalam kehidupan adalah perubahan.”

Ramadhan adalah momentum perubahan.

Apakah Ramadhan hanya mengubah jadwal makan kita?

Ataukah benar-benar mengubah hati kita?

Pesan akhir:

Jika Ramadhan berhasil mendidik kita maka kita akan menjadi:

manusia yang lebih bersyukur

lebih berintegritas

lebih bermanfaat bagi umat

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya

Semoga Ramadhan ini menjadi pembersih dosa penguat iman pembentuk karakter kita, Aamin ya robbal alamin

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya
Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum
Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan
Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 
Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!
Pandeglang, Infrastruktur dan Mental Pejabat yang Rusak ?
Batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton.
Legalisasi Tambang Emas Rakyat di Kalimantan Tengah: 5 Kabupaten Jadi Fokus Utama
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menata Masa Depan Wisata Nusantara melalui Formula Pariwisata Berbasis Masyarakat dari Pantai Galung oleh UT Surabaya

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:15 WIB

Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:12 WIB

Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WIB

Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!

Berita Terbaru