Gunarso Warga Suoh Lampung Barat Tewas Diterkam Harimau Sumatra di Kebun Miliknya

Konflik Lingkungan Manusia dan Binatang Dilindungi

- Publisher

Jumat, 9 Februari 2024 - 13:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Lampung Barat- Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Pekon Sumber Agung , Suoh, Lampung Barat saat seorang warga, Gunarso (47), ditemukan tewas diterkam harimau Sumatera di lahan perkebunan miliknya. Pada Kamis (8/2/2024) malam. Insiden tragis ini mengingatkan kita akan bahaya yang mungkin dihadapi saat beraktivitas di daerah yang rawan binatang buas.

Kapolsek Suoh, Iptu Edward Panjaitan mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban dari pagi hari berpamitan untuk pergi ke kebunnya. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang.

Ilustrasi Harimau Sumatera.Foto:goodnewsfromindonesia.(suarautama id).

“Karena tak kunjung pulang, adik korban berniat menyusul ke kebun, namun pada jarak kurang lebih 200 meter dari kebun, ditemukan sepeda motor, sepatu, dan golok korban,” kata Iptu Edward Panjaitan dalam keterangannya, Jumat (9/2/2024).

Kemudian karena merasa ketakutan, khawatir terjadi sesuatu yang menimpa kakaknya, adik korban melaporkannya ke aparat pekon (Desa) dan Polsek Suoh. Mendapat laporan itu, polisi langsung menuju ke lokasi dengan dibantu warga.

“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka luka bekas cakaran dan gigitan di sekujur tubuhnya,” ujar Iptu Edward Panjaitan.

Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa menuju Puskesmas Sri Mulyo, Suoh, Lampung Barat, guna dilakukan visum et repertum.

Setelah divisum, diperkirakan korban meninggal dunia kurang lebih tujuh jam sebelum ditemukan warga, dengan kondisi beberapa cakaran dan gigitan disekujur tubuhnya.

Dengan demikian, dapat dipastikan korban meninggal dunia akibat diterkam oleh binatang buas harimau. Atas kejadian itu, Polsek Suoh menghimbau masyarakat agar selalu waspada terutama saat pergi berkebun, tidak sendirian.

BACA JUGA :  Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Umat Persiapkan Peresmian Gereja Paroki Idakebo

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Lampung Barat, agar dapat melaksanakan patroli gabungan di wilayah yang dianggap rawan binatang buas, agar tidak ada lagi korban akibat serangan binatang buas.

 

 

Berita Terkait

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Hilirisasi Paten di Indonesia Masih di Bawah 5 Persen, Kemenkum Gelar Forum Bisnis Pertama
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 18:13 WIB

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 07:50 WIB

Hilirisasi Paten di Indonesia Masih di Bawah 5 Persen, Kemenkum Gelar Forum Bisnis Pertama

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp