Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) Masuk Rapor Merah KLHK, Ada Apa dengan PT IPB?”

‎Predikat merah bukan sekadar catatan administratif. Dalam sistem PROPER KLHK

- Publisher

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA.ID BERAU – Sorotan tajam kini mengarah ke Pt indo pusaka berau(ITB),Setelah perusahaan daerah yang bergerak di sektor ketenagalistrikan itu dikabarkan masuk dalam daftar perusahaan berperingkat merah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

‎Predikat merah bukan sekadar catatan administratif. Dalam sistem PROPER KLHK, status tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai belum memenuhi ketentuan pengelolaan lingkungan hidup sesuai aturan perundang-undangan.

‎Fakta ini memunculkan tanda tanya besar di tengah citra PT IPB sebagai perusahaan milik daerah yang selama ini mengelola operasional pembangkit listrik di Berau.


‎Publik pun mendesak adanya penjelasan terbuka dari manajemen maupun Pemerintah Kabupaten Berau sebagai salah satu pemegang saham perusahaan tersebut.

‎“Jika benar masuk rapor merah KLHK, masyarakat berhak tahu pelanggaran atau aspek lingkungan apa yang menjadi catatan. Jangan sampai perusahaan daerah justru memberi contoh buruk dalam tata kelola lingkungan,” ujar salah satu aktivis lingkungan di Berau.

‎Ironisnya, di laman resmi perusahaan, ipb.co.id⁠ menampilkan komitmen terhadap prinsip ramah lingkungan, termasuk penerapan ISO 14001 dan tata kelola perusahaan yang baik. Namun, status merah dari KLHK justru memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara komitmen di atas kertas dan praktik di lapangan.

‎Desakan evaluasi menyeluruh kini mulai menguat. DPRD hingga masyarakat sipil diminta tidak tinggal diam terhadap persoalan yang menyangkut lingkungan hidup.

‎Apalagi, PT IPB bukan perusahaan kecil. Perusahaan ini memiliki peran strategis dalam sistem kelistrikan Berau melalui operasional PLTU Lati dan distribusi tenaga listrik di sejumlah kawasan pertambangan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak manajemen terkait poin-poin penilaian KLHK yang menyebabkan perusahaan tersebut masuk kategori merah.
‎Publik kini menunggu, Apakah Pemkab Berau akan melakukan evaluasi serius, atau justru memilih bungkam di tengah rapor merah yang mencoreng wajah BUMD daerah.

BACA JUGA :  Puluhan Buruh Demo Di Depan Kantor Bupati Kabupaten Berau. Untuk Meminta Penjelasan, Terkait Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak

Penulis : Rudi Salam

Editor : R salam

Sumber Berita: Suara utama. Id

Berita Terkait

Isi Kekosongan Jabatan, Wali Kota Saparudin Resmi Lantik Budiyanto sebagai Pj Sekda Pangkalpinang
Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:41 WIB

Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) Masuk Rapor Merah KLHK, Ada Apa dengan PT IPB?”

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:05 WIB

Isi Kekosongan Jabatan, Wali Kota Saparudin Resmi Lantik Budiyanto sebagai Pj Sekda Pangkalpinang

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Berita Terbaru