ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga Menjadi Sarang Mafia Tanah, Terkesan Mengabaikan Program Lama Kejar Progam Baru

- Publisher

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –  ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Jawa Timur terus menjadi sorotan publik. Diduga modus operandi mafia tanah di kenal dengan praktik antedate (tanggal, bulan dan tahun mundur). Mafia tanah sangat cerdik dan lihai dalam memanipulasi tanggal, bulan dan tahun penerbitan sertifikat, seolah-olah sertifikat tersebut sudah terbit lebih dari 5 tahun. Terindikasi memanfaatkan batas kedaluwarsa gugatan administratif.27/08/2026.

Taktik licik yang di mainkan mafia tanah mengeksploitasi Pasal 32 ayat (2) Peraturan Pemerintah nomor 24 Tahun 1997 yang menyatakan bahwa sertifikat tanah yang telah terbit selama 5 tahun tidak dapat digugat jika diperoleh dengan itikad baik. Dengan memundurkan tanggal , bulan dan tahun penerbitan sertifikat, mafia tanah mengunci hak secara ilegal dan memotong hak gugat pemilik asli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sepandai pandai nya mafia tanah menyimpan bangkai pada akhirnya tercium  dan ketahuan. Berdasarkan investigasi media dalam beberapa bulan ini menunjukkan adanya dugaan praktek mafia tanah yang terstruktur (Kolaborasi antara oknum aparatur desa dan oknum ATR/BPN). Olehkarenanya, Patut diduga ATR/BPN kabupaten Probolinggo menjadi sarang mafia tanah.

BACA JUGA :  Dana Aspirasi 40 % Tahun Anggaran 2026 di Review Ulang, Terindikasi Melanggar Siklus Perencanaan Resmi

Dugaan modus operandi mafia tanah di bongkar warga desa Gading kulon kecamatan Banyuanyar “ST” pada saat media melakukan investigasi terkait dugaan penerbitan sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018. Selain indikasi memalsukan administrasi, mafia tanah juga cerdik memainkan tanggal, bulan dan tahun dengan tujuan mengunci hak secara ilegal dan memotong hak gugat pemilik asli.

“Aktivitas para mafia tanah tentu sangat merugikan masyarakat. Modus nya diduga memalsukan administrasi, memainkan tanggal, bulan dan tahun. Contoh yang pernah terjadi di desa Gading kulon. Warga mendaftar sertifikat pada tahun 2024, Setelah sertifikat terbit dan serahkan. Ternyata sertifikat PTSL tahun 2018. “Katanya.

BACA JUGA :  Korban PRONA dan PTSL Belum Merdeka Secara Utuh, Oknum Kepala ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga  Bersembunyi di Bawah Ketiak

Senada di sampaikan warga wilayah kecamatan Kraksaan “JM” kepada media. Ia dengan tegas mengatakan bahwa diduga kuat Program PTSL mulai tahun 2018 hingga tahun 2024 banyak yang bermasalah. Menurutnya ATR/BPN kabupaten Probolinggo terkesan mengabaikan tanggung jawab atas progam nya sendiri.

“BPN kabupaten Probolinggo terindikasi banyak masalah, sertifikat terbit cacat administrasi dan yuridis, salah peta bidang, hasil ukur diduga tumpang tindih, sertifikat PTSL mulai tahun 2028 hingga 2024 banyak yang belum selesai. Miris nya, BPN terkesan mengabaikan semua itu, malah sibuk mengejar progam yang baru yang lama di biarkan. “Ungkap nya dengan nada lantang.

Menurut warga Kraksaan, banyak warga masyarakat kabupaten Probolinggo khususnya pemohon sertifikat PTSL yang terindikasi di PHP oleh oknum petugas BPN kabupaten Probolinggo. Ia dengan tegas menduga ATR/BPN kabupaten Probolinggo menjadi sarang mafia tanah.

“Jangan salahkan kami warga masyarakat kabupaten Probolinggo Jika kami marah dan turun ke jalan untuk meminta keadilan dan tanggung jawa, kami korban PHP oknum petugas BPN kabupaten Probolinggo. Kami sangat dirugikan oleh oknum mafia tanah yang diduga bersarang di kantor BPN kabupaten Probolinggo. “Tegas nya.

BACA JUGA :  Warga Desa Gading Kulon Mendesak ATR/BPN, Segera Mengambil Tindakan dan Keputusan Agar Kebenaran Terungkap 

Media telah berusaha mengkonfirmasi oknum kepala kantor ATR/BPN kabupaten Probolinggo “Agus Susmiyanto” terkait permasalahan Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 secara resmi tertulis pada tanggal 01 Juni 2026 dan melalui sambungan jejaring sosial whatsap. Namun, Usaha media untuk mendapatkan informasi Nihil (tidak ada jawaban).

Miris nya, oknum Kepala kantor ATR/BPN kabupaten Probolinggo memblokir nomor whatsap media. Olehkarenanya, Patut diduga, oknum Kepala kantor BPN terkesan tidak transparan, alergi media, banyak permasalahan yang enggan untuk menyelesaikan sehingga merasa terusik dengan klarifikasi media dan menghindar dari tanggung jawab.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Ruri Jumar Saef Ketua team Nawacita – Astacita Presiden RI, dorong Polres Probolinggo, proses Hukum WNA Terkait Kasus Suarni
SOP Rekrutmen Satpam RS Graha Sehat Dipertanyakan, Oknum Satpam Terduga Pelaku Penganiayaan Diduga Tidak Ber-Gada
SALUT! KADES MUZAKIR TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA DI DESA OLAK BATANGHARI
Nakes RS Graha Sehat Mengalami Patah Tulang di Bagian Hidung, Diduga Akibat Dianiaya Oknum Scurity RS Graha Sehat 
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:35 WIB

ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga Menjadi Sarang Mafia Tanah, Terkesan Mengabaikan Program Lama Kejar Progam Baru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ruri Jumar Saef Ketua team Nawacita – Astacita Presiden RI, dorong Polres Probolinggo, proses Hukum WNA Terkait Kasus Suarni

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:03 WIB

SOP Rekrutmen Satpam RS Graha Sehat Dipertanyakan, Oknum Satpam Terduga Pelaku Penganiayaan Diduga Tidak Ber-Gada

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40 WIB

SALUT! KADES MUZAKIR TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA DI DESA OLAK BATANGHARI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Nakes RS Graha Sehat Mengalami Patah Tulang di Bagian Hidung, Diduga Akibat Dianiaya Oknum Scurity RS Graha Sehat 

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/