Jawab Tantangan AI, Kemenkumham Matangkan Standar Kompetensi Perancang Regulasi

- Publisher

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA – DEPOK. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kementerian Hukum menggelar Konvensi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Perancang Peraturan Perundang-undangan di Depok, Rabu (26/8/2026). Forum ini digelar untuk menjaring masukan lintas sektor guna memperkuat profesionalisme dan standardisasi profesi perancang regulasi secara nasional.

Kepala BPSDM Hukum, Wisnu Nugroho Dewanto, menegaskan bahwa kualitas produk hukum nasional sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusia yang merumuskannya.

BACA JUGA :  RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

“Pembangunan hukum tidak dapat dipisahkan dari pembangunan kompetensi manusia. Regulasi yang berkualitas membutuhkan manusia yang berkualitas,” ujar Wisnu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Standardisasi ini dinilai mendesak seiring meningkatnya kompleksitas tugas perancang hukum di lapangan. Saat ini, perancang regulasi tidak hanya dituntut menguasai teknik perumusan norma dan analisis dampak regulasi, melainkan juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital serta kecerdasan artifisial (AI). Standar ini nantinya akan berlaku bagi profesi perancang regulasi di lingkungan pemerintahan (ASN) maupun di luar ASN.

BACA JUGA :  Sabrani, Harahap dan Karni Disebut dalam Dugaan Aktivitas Dompeng di Kederasan Panjang, Publik Tunggu Tindakan Polisi

Inisiator kegiatan sekaligus Sekretaris BPSDM Hukum, Jusman, menjelaskan bahwa konvensi ini bertujuan menyelaraskan elemen kompetensi dengan kebutuhan nyata di lapangan agar hasilnya kredibel dan terukur.

Senada dengan hal itu, Ketua Ikatan Perancang Peraturan Perundang-undangan Indonesia, Cahyani Suryandari, menilai RSKKNI ini menjadi momentum penting bagi profesi perancang hukum.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Komitmen Pengabdian dan Pembinaan Warga Binaan

“SKKNI ini menjadi titik temu antara kompetensi, pendidikan, sertifikasi, dan kebutuhan profesi,” kata Cahyani.

Konvensi ini melibatkan perwakilan lintas unsur secara komprehensif, mulai dari jajaran Kementerian Hukum, perwakilan kementerian/lembaga, akademisi, pakar, praktisi hukum, hingga dunia usaha dan industri.

Keterlibatan tim perumus dan verifikator dalam forum ini diharapkan mampu menghasilkan standar kompetensi yang aplikatif demi mendorong lahirnya regulasi nasional yang berbasis bukti dan berkualitas

Penulis : Arman Pramana Sulu

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pos Batas Hadir di Bitung, Wagub Sulut Tegaskan Komunitas Nelayan Harus Mendapat Perlindungan Hukum
Bapelkum Bitung Ikuti Penguatan Kapasitas HAM untuk Dorong Pelayanan Publik Inklusif
Wawako Pangkal Pinang Ajak Warga Jadikan Maulid Nabi Momentum Jaga Kebersihan dan Ketertiban
Peringati Maulid Nabi, Wali Kota Pangkalpinang Resmikan Festival Nganggung 1000 Sedulang
PETI Makin Merajalela di Tanjung Lamin, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan dan Tangkap Pelaku
Warga Soroti Jalan Rabat Beton Desa Mudo: Dana Rp50 Juta, Baru Dibangun Sudah Rusak
Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Masjid Ulil Albab Bitung: Habib Fauzi Bachdlar Ajak Umat Teladani Akhlak Rasulullah
Lapas Bangko Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Pos Batas Hadir di Bitung, Wagub Sulut Tegaskan Komunitas Nelayan Harus Mendapat Perlindungan Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Bapelkum Bitung Ikuti Penguatan Kapasitas HAM untuk Dorong Pelayanan Publik Inklusif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Jawab Tantangan AI, Kemenkumham Matangkan Standar Kompetensi Perancang Regulasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Peringati Maulid Nabi, Wali Kota Pangkalpinang Resmikan Festival Nganggung 1000 Sedulang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:39 WIB

PETI Makin Merajalela di Tanjung Lamin, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan dan Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/