Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 

- Publisher

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Beredar informasi dugaan tunjangan kinerja (Tukin) P3K tahap 1 dan 2 di bawah naungan kementerian agama (Kemenag) kabupaten Probolinggo Jawa Timur belum terbayarkan hingga pertengahan tahun 2026. Tidak dibayarnya Tunjangan Kinerja (tukin) PPPK selama 5 bulan hingga pertengahan tahun 2026 merupakan pelanggaran hak finansial. 09/06/2026.

Menghilangnya komponen tukin sangat mengganggu kestabilan ekonomi pegawai, terutama jika tukin merupakan bagian terbesar dari pendapatan bulanan pegawai. Ketidak pastian pembayaran tunjangan, dapat memicu kecemasan, demotivasi, dan berpotensi menurunkan produktivitas dalam pelayanan publik. Berpotensi melanggar hak atas gaji dan tunjangan Berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K.

Oleh karenanya, Kementrian agama (kemenag) kabupaten Probolinggo, terindikasi melanggar Pasal 80 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, yang kini diperbarui menjadi Pasal 21 ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, di mana setiap pegawai berhak menerima penghasilan salah satunya berupa tunjangan.

BACA JUGA :  Statement Kontradiktif, Oknum Sekda Ketua Pansel Calon Direktur Perumdam Tirta Argapura Terindikasi Melanggar Undang Undang 

Salah satu narasumber media Suara Utama yang berstatus sebagai P3K. Namun, enggan di publikasikan identitas nya membenarkan dugaan tersebut. Menurutnya, dari pihak kemenag kabupaten Probolinggo tidak ada penjelasan atas keterlambatan Tukin selama 5 bulan di tahun 2025.

“Ya benar, Tukin kami selama 5 bulan di tahun 2025 belum terbayarkan sampai saat ini. kalau tidak salah P3K di bawah naungan kemenag kabupaten Probolinggo angkatan tahap 1 dan 2. Dari pihak kemenag memang belum ada penjelasan bagi kami atas keterlambatan tukin. apa ini dampak dari efesiensi anggaran atau memang anggaran nya tidak ada, kami tidak tau. “Tutur nya.

BACA JUGA :  Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua

Sementara kepala Kemenag kabupaten Probolinggo “Syamsur” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap perihal keterlambatan Tukin di tahun 2025 hingga pertengahan tahun 2026 belum terbayarkan. Namun, Pesan singkat media enggan di jawab walaupun konfirmasi telah di baca. (Ali Misno).

Berita Terkait

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 
Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Oknum Sekdes Gading Kulon Diduga Mafia Tanah kelas Ulung, Ahli Waris Pertanyakan Persyaratan Dasar Pendaftaran Sertifikat 
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Wajib Halal Oktober 2026: LPH UIN Alauddin Makassar Siap Percepat Implementasi Jaminan Produk Halal Nasional
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:39 WIB

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WIB

Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:10 WIB

Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 

Senin, 8 Juni 2026 - 20:16 WIB

Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WIB

Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.

Berita Terbaru

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:51 WIB