Publik Mendesak Pemkab Probolinggo Segera Fasilitas Izin Pertalite Ron 90 Jenis BBM Khusus Penugasan Bukan Subsidi Murni

- Publisher

Minggu, 26 April 2026 - 16:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pasca beredar nya informasi tertangkapnya Tujuh orang yang diduga pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertalite oleh Satreskrim Polres Probolinggo Jawa Timur. Publik Mendesak Pemerintah Kabupaten Probolinggo segera memfasilitasi izin penjual BBM jenis Pertalite khusus wilayah pegunungan. 26/04/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertalite (RON 90) saat ini dikategorikan sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), bukan subsidi murni (JBT) seperti Solar. Berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022. Menetapkan Pertalite sebagai JBKP yang didistribusikan di wilayah penugasan. Revisi Perpres 191/2014, yang saat ini sedang diberlakukan pembatasan pembelian untuk memastikan tepat sasaran.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Pastikan Pelatihan Berdampak Nyata, Evaluasi Kompetensi ASN di Kanwil Kemenkum Sulsel

Adapun perbedaan antara Subsidi dan Kompensasi ialah, Subsidi (Jenis BBM Tertentu – JBT) sementara Kompensasi (Jenis BBM Khusus Penugasan – JBKP). Pemerintah memberikan subsidi untuk JBT (seperti Solar) dan kompensasi untuk JBKP (seperti Pertalite) untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.

Salah satu warga wilayah kecamatan Krucil “SLM” yang mengaku aktivitas sehari harinya memuat kayu sengon dari lahan yang tidak bisa di akses menggunakan mobil (dari lahan ke jalan Desa). Ia meminta agar pemerintah kabupaten Probolinggo segera memberikan solusi dan memfasilitasi para penjual pertalite.

BACA JUGA :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Berau Melalui polsek teluk bayur. Resmikan Bedah Rumah untuk Warga Teluk Bayur

“Aktivitas saya sehari hari sebagai kuli kayu sengon pakai sepeda motor dari lahan lahan ke jalan. Jika penjual eceran pertalite kosong. Masak dari gunung saya harus ke pom Krucil dulu, pekarjaan saya kan daerah gunung. Seharusnya pemerintah menerapkan solusi dulu baru bertindak. kalau seperti ini, kan sama saja membunuh ekonomi masyarakat kecil. “Katanya.

Sementara salah satu aktivis di kabupaten Probolinggo “AM” mengaku sempat syering dengan salah satu pegawai Pertamina. Menurutnya, untuk menjual BBM jenis Pertalite harus bermitra dengan Pertamina.

“Menjual Pertalite secara Legal, harus mempunyai Kemitraan resmi dengan Pertamina (bukan pengecer independen). Koperasi atau usaha kecil yang terdaftar di BPH Migas untuk wilayah yang belum terjangkau SPBU. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Ia menambahkan perihal persyaratan izin untuk menjual BBM jenis Pertalite secara Legal. Ia juga meminta pemerintah kabupaten Probolinggo agar memfasilitasi persyaratan izin yang ia sebutkan.

“Persyaratan izin resmi yang di perlukan untuk menjadi mitra Pertashop (yang kini di beberapa tempat diperbolehkan menjual Pertalite setelah diubah statusnya menjadi SPBU Kompak) di antaranya, Badan Usaha, Kelengkapan Administrasi, Lahan, Rekomendasi Desa/Dinas dan Modal.”Imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand