Belum Seumur Jagung, Proyek Revitalisasi Alun Alun Kota Kraksaan Sudah Mulai Ada Yang Ambles

- Publisher

Senin, 2 Maret 2026 - 20:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Revitalisasi Alun Alun kota Kraksaan kecamatan Kraksaan kabupaten Probolinggo Jawa Timur pekerjaan nya terindikasi dugaan asal asalan. Nampak di lokasi trotoar sisi timur ambles di beberapa titik. Tidak hanya itu, Kastin trotoar/jepit juga mulai bergeser dan paving jalan sudah mulai bergelombang. 02/03/2026.

Adapun kwalitas paving diduga bukan berkualitas K3. Sementara untuk ambles nya paving trotoar dan paving jalan diduga akibat minimnya pemadatan sehingga mudah tergerus air saat musim hujan. Untuk Kastin trotoar/jepit yang mulai bergeser diduga pemasangan nya tidak tertanam melainkan rata dengan paving jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Revitalisasi Alun Alun kota Kraksaan diduga menelan anggaran sekitar Rp.1.560. 744.522. Bersumber dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Dengan demikian, warga masyarakat kabupaten Probolinggo merasa kecewa dan geram. Pasal nya, Proyek revitalisasi belum seumur jagung sudah mulai amburadul.

BACA JUGA :  PETI Diduga Milik Jayak Kian Merajalela di Tanjung Benuang, Warga Tagih Ketegasan APH

Warga Kraksaan “Sulaiman” yang pada saat itu berada di Alun Alun kota Kraksaan kabupaten Probolinggo mengatakan, bahwa pekerjaan proyek revitalisasi baru selesai beberapa bulan yang lalu. Namun, kondisi paving saat ini sudah mulai ambles dan bergelombang.

“Berapa bulan yang lalu memang pekerjaan proyek sudah selesai. Namun hasil nya kurang maksimal. ya gak tau ya dari segi teknik pekerjaan nya atau bagaimana saya tidak paham. Pada intinya, Kenyataan kondisi sekarang ini banyak yang bergelombang dan di atas trotoar sudah mulai ambles paving nya. “Katanya.

BACA JUGA :  Alhamdulillah, Siswi SDN 01 Tiuh Balak Pasar Raih Juara 2 Lampung Student Olympic (LSO)

Ia sangat menyayangkan pekerjaan proyek revitalisasi Alun Alun kota Kraksaan yang terkesan asal asalan. menurutnya, di lewati pengendara sepeda saja, Paving tersebut banyak yang berbunyi, padahal sepeda motor yang melintas beban nya tidak terlalu berat.

“Jika di lewati motor saja bunyi paving nya klotak – klotak gini. kalau mobil kan tidak bisa lewat di sebelah utara kan sudah ada pagar pembatas. motor saja di saat ada Bazar ini yang banyak riwa riwi. Kalau motor beban nya kan tidak seberapa, kalau ini di lewati motor saja rusak, berarti bukan standar nya. “Ucap nya.

Warga Kraksaan berharap kepada Dinas terkait, ke depan agar bisa menyeleksi para pekerja yang profesional. “Kami berharapan untuk proyek proyek ke depan agar di perbaiki dari segi kwalitas dan pekerjaan nya. Selain itu perlu inspeksi dari dinas terkait. masak pekerjaan seperti ini mau di loloskan sebagai pemenang tender. “Harap nya.

BACA JUGA :  Jalan Poros Gurimbang–Sukan Rusak Bertahun-tahun, Kepala Kampung: Warga Terus Jadi Korban Janji Perbaikan

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kabupaten Probolinggo “Agus Budianto” Saat di mintai tanggapan nya Perihal ambles nya paving trotoar di beberapa titik dan paving yang pecah dan bergelombang. Ia hanya mengatakan siap memperbaiki. “Siap di Perbaiki. “Katanya melalui pesan singkat whatsap.

Team media akan terus menggali informasi dan mencari tau Dari CV dan Kontraktor mana pemenang tender proyek revitalisasi Alun Alun kota Kraksaan. Guna untuk mengklarifikasi perihal pekerjaan tersebut.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand