Terkasan Sangat Terburu-buru Izinpun Belakangan Rumah Sakit Umum Daerah, Tanjung. Karna Prioritas..

rumah sakit umum berdekatan dengan tempat pembuangan sampah

- Publisher

Kamis, 2 April 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto rumah sakit tanjung,Bupati berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

   SUARA UTAMA.Berau-  Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) baru,yang berdiri Kokoh dan megah dijalan Sultan Agung, Sejak Dua(2) Tahun Lalu. Kini Dipaksa oleh Bupati Berau Untuk beroprasi Di bulan Mai, 2026, Bahkan Bupati Berau Terang-terangan ingin Cepat Beroprasi.


‎Walaupun itu Belum memiliki izin  lengkap. Izin belakang, Karna Program Prioritas dan kebutuhan Mendesak. Disisi lain RSUD Baru ini Terletak tidak jauh dari  Tempat pembuwangan sampah(TPA). Ini bukan teksinis semata tapi kepatuhan Aturan dan Keselamatan Lingkungan. tempat pembuanggan sampah(TPA) yang baru Yang Terletak Dikampung Pegat bukur juga masih belum rampung,masih tahap proses Regulasi,


‎Kepala dinas kesehatan(kadinkes) Yang ditunjuk Menjadi Direktur RSUD Tanjung, Tidak luput Dari Pertanyaan, Apakah Ini Solusi yang matang Untuk menargetkan. Perbulan Mai ini ditahun 2026 Bisa Tercapai, Dan bisa beroprasi, Masyarakatpun Banyak Bertanya-tanya, Apakah Rumah sakit ini proyek yang Dipaksakan Agar terlihat Kabupaten Berau seakan akan memiliki dua(2) RSUD. walau pun izin RSUD Yang Baru belum sepenuhnya lengkap.


‎Sampai Saat Berita ini Dirilis Jurnalis Media Suara utama, ingin mengonfirmasi Kebenarannya Tentang izin Dan berapa Persen progres Tepat pembuangan sampah yang baru. Di kampung pegat bukir. Melalui ajudan bupati tidak ada tanggapan.. . !

BACA JUGA :  Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Dikaruniai Anak Perempuan Bernama Zahwa Qarira Nazhira

Penulis : Rudi salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: wartawan suara utama

Berita Terkait

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Berita ini 52 kali dibaca
TERKESAN TERBURU-BURU IZIN DIABAIKAN

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:25 WIB

Momen sakral yang mempertemukan modernitas industri dan keluhuran tradisi baru saja terukir. PYM Datu Amir MA, Raja Muda Perkasa, Memimpin ritual adat di wilayah PT Antasena.

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Berita Terbaru