Warga Karang Berahi Soroti Dugaan Keterlibatan Anak dan Menantu Kades dalam Aktivitas PETI

- Publisher

Minggu, 4 Januari 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Sejumlah warga Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, menyoroti dugaan keterlibatan anak dan menantu Kepala Desa Karang Berahi dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang berlangsung di wilayah desanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, warga mengungkapkan adanya dugaan pembiaran terhadap aktivitas PETI yang disebut-sebut melibatkan keluarga Kepala Desa Karang Berahi, Samsul Fuad. Dugaan tersebut mengarah kepada anak dan menantunya yang diduga mengelola sejumlah unit dompeng di sekitar aliran sungai desa setempat.

BACA JUGA :  Pelajar SMA di Dogiyai Dilaporkan Tewas Ditembak, Warga Minta Investigasi Independen

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa anak Kades bernama Nando dan menantunya Andri diduga memiliki beberapa unit alat dompeng yang saat ini beroperasi di wilayah sekitar Milir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak Kades namonyo Nando dan menantunyo Andri punyo dompeng jugo, bang. Kalu sekarang kerjo di sebelah Milir, bang. Ado sekitar tujuh set,” ujar warga tersebut kepada media ini.

Warga menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas penambangan ilegal di Desa Karang Berahi. Bahkan, mereka menduga adanya unsur pembiaran dari pihak pemerintah desa, mengingat keluarga kepala desa sendiri disebut-sebut ikut terlibat dalam kegiatan PETI tersebut.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Media Suara Utama, Andre Hariyanto, Gelar Tasyakuran Kelahiran Putri, Harapkan Jadi Penghafal Al-Qur’an

“Kalau keluarga Kades sendiri yang terlibat, kami sebagai warga jadi bertanya-tanya. Jangankan orang lain, keluarga Kades pun ikut PETI, seolah-olah aktivitas ini dibiarkan,” ungkap warga lainnya.

Aktivitas penambangan emas ilegal tersebut dinilai telah berdampak pada kerusakan lingkungan, terutama di sepanjang aliran sungai yang menjadi sumber air bagi warga sekitar. Selain itu, keberadaan PETI juga dikhawatirkan menimbulkan konflik sosial serta masalah hukum di kemudian hari.

BACA JUGA :  Temui Massa Tani, Bupati Berau Dorong PT TRH Beri Ganti Kerohiman Tanam Tumbuh

Warga berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan penertiban dan penyelidikan secara menyeluruh, tanpa pandang bulu. Mereka meminta agar hukum ditegakkan secara adil demi menjaga lingkungan dan ketertiban di Desa Karang Berahi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Karang Berahi, Samsul Fuad, belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya meminta klarifikasi guna memberikan pemberitaan yang berimbang.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Bapelkum Bitung Tingkatkan Kompetensi ASN Hadapi Tantangan Informasi Digital
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:04 WIB

Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB

FOTO: Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah (Dok. Robinsah/SUARA UTAMA)

Berita Utama

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB