lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Temui Massa Tani, Bupati Berau Dorong PT TRH Beri Ganti Kerohiman Tanam Tumbuh

- Publisher

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kelompok tani suaran,gurimbang didepan gedung, untk meminta hak kepada Pt TRH

Foto kelompok tani suaran,gurimbang didepan gedung, untk meminta hak kepada Pt TRH

SUARA UTAMA, BERAU – Bupati Berau menemui massa tani yang menggelar aspirasi terkait lahan dan tanam tumbuh yang terdampak aktivitas perusahaan PT TRH. Pertemuan tersebut berlangsung di lokasi aksi dengan pengamanan aparat gabungan dan dihadiri sejumlah perwakilan masyarakat, tokoh kampung, serta pihak perusahaan.
‎

Dalam dialog bersama warga, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin persoalan diselesaikan secara baik tanpa merugikan masyarakat maupun pihak perusahaan. Ia meminta PT TRH segera membuka ruang komunikasi dan mempertimbangkan pemberian ganti kerohiman terhadap tanaman milik warga yang terdampak.

BACA JUGA :  Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

‎“Kita ingin ada solusi yang adil. Masyarakat harus didengar, begitu juga perusahaan harus menjalankan kewajibannya terhadap warga sekitar,” ujarnya di hadapan massa tani.
‎Massa tani sebelumnya menyampaikan tuntutan terkait tanam tumbuh yang berada di area yang diklaim masuk dalam aktivitas perusahaan. Warga mengaku belum mendapatkan kepastian terkait kompensasi maupun bentuk penyelesaian yang ditawarkan.

‎Bupati juga meminta agar proses pendataan dilakukan secara transparan dengan melibatkan pemerintah kampung dan perwakilan masyarakat agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

‎Sementara itu, pihak PT TRH menyatakan siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna mencari jalan tengah atas persoalan tersebut. Perusahaan mengaku akan mempelajari tuntutan warga dan melakukan verifikasi terhadap lahan serta tanaman yang dimaksud.

” kita-kita hanya ingin ada solusi dan ada bukti, jangan hanya janji, Serta kami hanya ingin dapat keadilan dan tidak merugikan masyarakat.” ungkap jainudin selaku kordinator kelompok tani.

BACA JUGA :  Kalapas Baru Bangko Perkuat Sinergi, Awali Langkah dengan Silaturahmi

lanjut jainudin. kami juga berterima kasih kepada bapak-bapak aparat keamanan yang sudah mengawal kami , demonstrasi  hingga selesai dalam kondisi kondusif.

‎Aksi massa tani berlangsung tertib hingga dialog selesai. Pemerintah daerah berharap proses mediasi dapat segera menghasilkan kesepakatan sehingga aktivitas masyarakat maupun perusahaan dapat berjalan kondusif.

Penulis : Rudi Salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi
Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani
Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepala Suku Besar Meepago Serukan Perlindungan Hutan Adat Papua
Kemenimipas Borong Penghargaan AHI 2026, Perkuat Transparansi dan Kepercayaan Publik
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/