Perpisahan Peserta Didik IEP-PPT Kelas A dan Gurunya di IALF 

- Writer

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Bali – Peserta Didik Intensive English Programme, Provinsi Papua Tengah (IEP-PPT) kelas A menggelar acara makan bersama yang sederhana dengan Guru kelasnya di kantin IALF Bali pada (20/06/2024).

Acara ini dilaksanakan atas inisiatif peserta didik IEP-PPT itu sendiri, sebagai bagian dari bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada guru yaitu Miss Rosary, yang mana selama 3 bulan yang berlalu, dari bulan Maret – Juni telah bertahan, sabar, mengajar kami membina kami sebaik mungkin.

Seorang Anak Muda Asli Papua Membuka Klinik Service Laptop dan Notebook Rumahan

Dalam acara yang telah terlaksana ini sudah dihadiri oleh seluruh peserta didik Intensive English Programme (IEP) khusus kelas A yang terdiri dari 16 peserta didik.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Perpisahan Peserta Didik IEP-PPT Kelas A dan Gurunya di IALF  Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20240620 WA0043 Perpisahan Peserta Didik IEP-PPT Kelas A dan Gurunya di IALF  Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Salah satu peserta didiknya yang bernama Jhon Minggus Keiya, menyampaikan kesan dan pesannya yang singkat “Banyak pengetahuan saya telah peroleh ketika belajar bersama dengan Miss. Tenses yang belum pernah saya ketahui sebelumnya sekarang sudah ada sedikit bayangan.”

BACA JUGA :  Kecewa SK Belum Turun, Tenaga K2 dan PPPK Dogiyai Siap Lakukan Aksi Pemalangan

Melawan Lapar Ketika Perjuangan Dalam Studi

“Pesan saya kita tetap menjalin hubungan yang erat, walaupun 3 bulan kedepannya tidak mengajar kami lagi. Kami masih akan membutuhkan Miss dalam hal koreksi Essay dan lainnya”. Tutupnya

Beberapa peserta lainnyapun yakni Grace, Tika, Venny juga ikut menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepadanya karena sudah sabar mengajar dan mendengar kita.

Fenomena Kenakalan Remaja Suku “MEE” di Papua Pada Abad 20

Dengan penuh sedih dan berat hati kami peserta IEP-PPT Kelas A mengucapkan selamat berpisah, terima kasih atas dedikasinya. Semoga kita dapat bertemu di tempat yang berbeda dan situasi yang berbeda.

Penulis : Jhon Minggus Keiya

Berita Terkait

Aktivitas Pembakaran Emas Diduga Ilegal di Tabir, Publik Soroti Peran Handoko
Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 
Kepala Puskesmas Kepayang Dan Kades Beri Penjelasan Terkait Dugaan Jual Beli Buku KIA
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
PETI di Karang Berahi Bising Hingga Azan Maghrib, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat
Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 
Jelang Ramadhan 1447 H, Cahaya Hijrah Launching 7 Program Keumatan dan Kemasjidan 
Berita ini 2,150 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:05 WIB

Aktivitas Pembakaran Emas Diduga Ilegal di Tabir, Publik Soroti Peran Handoko

Senin, 19 Januari 2026 - 19:51 WIB

Kades Pesisir Panggil Pembuat Bendungan Yang Diduga Ilegal, Pakopak Sebut Akan Mengambil Jalur Hukum 

Senin, 19 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kepala Puskesmas Kepayang Dan Kades Beri Penjelasan Terkait Dugaan Jual Beli Buku KIA

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36 WIB

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47 WIB

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:27 WIB

Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:40 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Cahaya Hijrah Launching 7 Program Keumatan dan Kemasjidan 

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:35 WIB

Diduga Bendungan Ilegal Mengakibat Banjir di Dusun Krajan Desa Pesisir Kecamatan Gending 

Berita Terbaru