Pemasangan Lilin Untuk Jein: Bentuk Solidaritas dan Dukacita Bersama

- Publisher

Kamis, 14 Maret 2024 - 20:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Doc: SPAM-Tanah Papua.

Doc: SPAM-Tanah Papua.

Yogyakarta- Suarautama.id -Solidaritas Peduli Alam dan Manusia (SPAM)-Tanah Papua turut mengawal tragedi pembunuhan pembunuhan sadis terhadap korban, Jein Urpon sebagai bentuk solidaritas dan dukacita kepada pihak kelurga, pada tanggal(12/03/2024).

Emanuel Gobay: Adanya Temuan Pelanggaran Hukum dan HAM dalam kasus Kekerasan Seksual dan Pembunuhan di Yahukimo.

Kegiatan dimulai dengan penjelasan kronologis kematian korban yang dikumpulkan dari keterangan media dan kronologi versi keluarga. Kasus ini ditanggapi dengan serius oleh beberapa orang yang hadir saat itu. Bebernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami (AMP KK Yogyakarta) menuntut Segera Tutup PT Freeport Karena Sumber Malapetaka Bagi Rakyat Papua”.

” Walaupun kronologinya ada dua versi, namun ini manusia yang dibunuh, korbannya sudah tidak bernyawa bahkan dengan siksaan yang berat kalau dilohat dari foto-fotonya, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan sanksi 15 tahun penjara, itu harus diberikan kepada si pelaku,” kata Fatih, salah satu mahasiswa jurusan hukum yang turut hadir.

AMP KK Jember “kami menuntut Segera Tutup PT Freeport Sumber Malapetaka Bagi Rakyat Papua”.

Banyak suara-suara yang memberi dukungan kepada pihak keluarga serta mendukunf LBH Papua untuk menindak lanjui kasus pembunuhan Jein, serta juga secara khusus meminta agar ke dua saksi yang juga keliarga korban harus mendapatkan perlindungan dari berbagai pihak agar bisa menjadi bukti kuat untuk memberikan saksi pada persidangan.

Ipmanapandode Sukses Gelar 11 Materi Seminar dan Diskusi di Yogyakarta

” Kalau di Papua sendiri, sudah sangat banyak sekali pengalaman impunitas hukum jika pelakunya adalah aparat negara. Harus ada sanksi sosial setimpal dengan perlakuan pelaku, semisal membakar segala dokumen-dokumen milik pelaku,” Terangnya Paul Tekege.

BACA JUGA :  Sarbumusi Kota Batu Peringati Harlah ke-71, Perkuat Silaturahmi dan Perjuangan Buruh

Alif mengatakan bahwa tindakan pemecatan yang dilakukan pihak Polres Pegunungan Bintang hanya sebagai alibi menjaga nama baik instansi kepolisian dan tidak sesuai dengan prosedur hukum sendiri,”katanya”.

Ipmanapandode Sukses Gelar 11 Materi Seminar dan Diskusi di Yogyakarta

Kami akan bersama-sama menyikapi kasus ini, apalagi dengan rencana pengiriman 10.000 aparat POLRI ke Tanah Papua ini akan semakin menambah peluang kekerasan terhadap masyarakat sipil di sana,” tambah Fatih”.

Aksi Mahasiswa di Bengkalis, Ini Respon Pemerintah Setempat

Pemasangan lilin bersama dibarengi dengan pembacaan cerita singkat riwayat hidup Jein Urpon yang ditulis khusus dari salah satu sahabatnya. Terkumpul 15 surat cinta untuk Jein yang ditulis oleh para peserta yang hadir sebagai bentuk cinta dan perjuangan terhadap kasus pembunuhan Jein.
(Julia Opki)

BACA JUGA :  Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp