Masjid Tertua ‘Raya Darussalam’ Kalimantan Timur Turunnya Jama’ah Dari Revitalisasi Pasar

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid tertua Raya Darussalam di Samarinda mengalami pengurangan jama’ah tetap setelah adanya renovasi atau pembongkaran di area Pasar Pagi di Jalan K.H. Abdullah Marisie Pasar. Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jum’at, 13 Juli 2024.

Revitalisasi pasar ini memaksakan jama’ah pasar kini harus sementara melakukan imigran ke tempat wilayah lainnya.

Pembenahan pasar dilakukan oleh Wali Kota Andi Harun guna meningkatkan kemajuan kota dan menjadikan salah satu pusat Kota Samarinda sebagai penyangga IKN Kalimantan Timur (Kaltim).

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Masjid Tertua 'Raya Darussalam' Kalimantan Timur Turunnya Jama’ah Dari Revitalisasi Pasar Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20240711 073403 Masjid Tertua 'Raya Darussalam' Kalimantan Timur Turunnya Jama’ah Dari Revitalisasi Pasar Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Foto: area sekitaran Masjid Raya Darussalam dalam pembenahan pasar Wali Kota Andi Harun (Suarautama.id)

“Jama’ah tetap terutama di daerah Pasar Pagi kini memang berkurang. Sekitrar 50 % dari jama’ah sebelum pembangunan di area pasar”, ujar Abrari Mutaqien, sebagai Pengurus Masjid Raya Darussalam (8/7/2024).

Perancangan dari pasar meliputi berupa empat puluh dua titik tiang, pekerjaan galian, pembongkaran sisa kontruksi lama pabrikasi besi, dan mobilisasi dari material pasar.

Masyarakat dari pasar, kini harus pindah akibat proses pembenahan, masyarakat tetap banyak yang imigran ke area Gor Segiri dari tempat mereka sebelum menetap.

Dalam pernyataan Pemerintah Wali Kota Andi Harun, kini progres revitalisasi pasar rampung di tergetkan dalam tetapan delapan bulan.

BACA JUGA :  Mensyukuri Hari Pahlawan 2024: PCTA Indonesia Gelar Refleksi di Graha Samudra Bumimoro Surabaya

“Untuk saat ini pembangunan sedang berlangsung terutama di awal Juli ini memang Jama’ah tetap berkurang. Tetapi tidak berlaku untuk kedepannya, sebab pembangunan ini merupakan tujuan dari Wali Kota Samarinda”, tuturnya.

Pembangunan perancangan pasar diatur oleh Pemerintah Wali Kota, seperti Pasar Pagi, Citra Niaga, dan lainnya sebagai rancangan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Andi Harun menyatakan bahwa Pembangunan ini berupa program menjadikan sebagai teras terutama di wilayah Kalimantan Timur.

Abrari juga mengatakan bahwa renovasi ini sangat berpengaruh pada Masjid Raya Darussalam karena lingkungan masjid menjadi lebih elok di mata.

IMG 20240708 1214322 Masjid Tertua 'Raya Darussalam' Kalimantan Timur Turunnya Jama’ah Dari Revitalisasi Pasar Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Foto: area sekitaran Masjid Raya Darussalam dalam pembenahan pasar Wali Kota Andi Harun (Suarautama.id)

Dari pembenahan pasar, sisa jama’ah pengunjung luar yang hadir di wilayah Masjid Raya Darussalam.

“Tidak hanya itu saja, kini pedagang yang masih menetap di wilayah pasar harus mengalami penurunan pendapatan sekitar 70 % dari biasanya”, tegas Nabila, salah satu pemilih toko di area sekitar.

Nabila berbicara bahwa kedepannya pembangunan agar bisa cepat terselesaikan menyerupai tenggapan masyarakat lainnya yang perancangan di lakukan dengan signifikan maupun mendadak.

Pembenahan ini melibatkan turunnya drastis baik dari jama’ah, pedagang, serta pengunjung luar dari sementara akhir pekan ini.

Penulis : Gusti Restu

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Diduga Tak Pernah Beres di 2024, Aris Kurniawan Tetap Dipercaya Kerjakan Proyek 2025 di Kelurahan Mampun
Jambore Posyandu Jadi Momentum, Honor Kader di Subang Dinaikkan
Perlu Normalisasi Sungai Batang Gasan yang Masuk ke Pemukiman Penduduk di Korong Piliang
Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Berita ini 440 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 05:23 WIB

Diduga Tak Pernah Beres di 2024, Aris Kurniawan Tetap Dipercaya Kerjakan Proyek 2025 di Kelurahan Mampun

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:45 WIB

Jambore Posyandu Jadi Momentum, Honor Kader di Subang Dinaikkan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:32 WIB

Perlu Normalisasi Sungai Batang Gasan yang Masuk ke Pemukiman Penduduk di Korong Piliang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:12 WIB

Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir

Berita Terbaru

Gambar Kegiatan Jambore Pos Yandu Kabupaten Subang 2025 – Sabtu, 13/12/2025.

Berita Utama

Jambore Posyandu Jadi Momentum, Honor Kader di Subang Dinaikkan

Sabtu, 13 Des 2025 - 22:45 WIB

Dr. Firman Tobing

Hukum

Krisis Penegakan Hukum di Indonesia

Sabtu, 13 Des 2025 - 15:21 WIB