Kolaborasi OPD Lombok Timur Menjawab Tangisan Lailul Istiqlal Ibu Rumah Tangga Asal Masbagik

- Publisher

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Sejumlah OPD Lotim bersama aparat kepolisian di Pondok Derita Lailul Istiqlal

Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain, kutipan ayat tersebut merupakan wujud implementasi kepedulian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda Lombok Timur atas kepekaan terhadap permasalahan warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu bukannya tidak berdasar, berkat kolaborasi respon cepat Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Baznas, DP3AKB melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) awak media, aparat Polsek Kota Selong dan sejumlah relawan, akhirnya Lailul Istiqlal (43) bersama si buah hati Novi Purnamasari akhirnya bisa tersenyum lega.

Kepada wartawan, ibu rumah tangga asal Desa Danger Masbagik, Kecamatan Masbagik yang diduga ditelantarkan oleh suaminya membeberkan kronologi kejadian semenjak dirinya menjadi korban dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh sang suami yang merupakan guru PNS. Hal itulah yang memberanikan dirinya menjadi tulang punggung menghidupi si buah hati yang keluar masuk rumah sakit karena stunting dan Sepsis (keracunan darah) yang diderita puterinya itu.

BACA JUGA :  Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!

Selama 10 bulan lebih perempuan malang tersebut bertahan, meskipun hanya tinggal beratap terpal beralas tanah, dengan dinding serpihan kayu seadanya, dan jauh dari kata layak. Namun hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk menghidupi putrinya yang baru berusia 11 bulan.

“Saya mengucapkan terimakasih yang tiada terkira pada Pemda Lotim melalui sejumlah OPD yang responsive membantu kami diantaranya: Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pj Sekda sekaligus plt Ketua Baznas, PPA, aparat kepolisian, awak media dan relawan atas kepeduliannya pada penderitaan kami,” ucapnya dengan mata berkaca kaca.

Sementara Kepala Dinas Sosial Lotim Soeroto,SKM,M.Kes, mengatakan saat dikonfirmasi wartawan semalam sebelumnya, dirinya langsung bergerak berkunjung ke Bagek Longgek tempat ibunda dari Novita Purnamasari.

BACA JUGA :  PN Majene Lepaskan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Maut, Publik Bereaksi

“Alhamdulillah Kemarin malam saat di kabari wartawan, malam itu juga langsung berkordinasi denga Pj.Bupati, Plt.Baznas, unit PPA dan stage holder terkait,” ucapnya pada wartawan (26/10/2024).

Disampaikan Kadinsos, dengan kolaborasi bersama OPD terkait pada hari ini telah ada solusi dari ibu yang terlantar bersama bayinya tersebut. Pemda dalam hal ini memberikan atensi, khususnya terkait pengobatan Novita Purnamasari baik di RSUD dr.R.Soedjono Selong maupun ketika nanti akan dirujuk di RSU Provinsi NTB.

Sementara Plt Ketua Baznas Lotim H.Hasni.SE.M.AK, bersama asiaten l Pemda Lotim mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas informasi yang diberikan warga. Sehingga Pemda mengambil langkah langkah penyelesaiannya.

“Kunjungan kita hari ini bersama sejumlah OPD bersama sejumlah OPD terkait, bersama aparat, media dan kepolisian ini adalah wujud kolaborasi dan sinergi bahwa Pemda Lotim tidak menutup mata terhadap berbagai bentuk permasalahan sosial di daerah kita,” ujarnya.

  • Salah satu wujud kepedulian itu sambungnya, menerima laporan warga, Kepala Dinas Kesehatan memberikan respon dengan cepat dengan membuatkan BPJS Kesehatan kepada putri dari ibu Lailul Istiqlal agar tidak mengeluarkan biaya pengobatan.
BACA JUGA :  Penegakan UU Minerba di Jeneponto Dipertanyakan, Respons Polres Dinilai Lemah

“Kunjungan ini selain mencarikan solusi, kita juga menggandeng psikolog dari DP3AKB melalui UPT PPA Lotim untuk melihat seperti persoalan dan bagaimana menyikapinya,” ujar Sekda Lotim tersebut.

Ia pun menegaskan kedatangan jajaran Pemda Lotim bukan hanya memberikan bantuan secara instan, namun lebih dari itu bagaimana menyelesaikan persoalannya.

Adapun terkait dengan suaminya jika memang benar dia adalah ASN, maka kami akan melakukan pemanggilan secara resmi pada oknum tersebut melalui BKPSDM.

“Kita akan mencarikan jalan keluar terbaik agar segera ditemukan solusi terbaik terkait kasus yang menimpa korban,” pungkasnya.

Berita Terkait

Penegakan UU Minerba di Jeneponto Dipertanyakan, Respons Polres Dinilai Lemah
Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!
PN Majene Lepaskan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Maut, Publik Bereaksi
Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Tanggamus Belum Lapor SPT, Dinas Koperindag Jemput Bola Gandeng Ditjen Pajak
Kapolres Maros Pimpin Patroli Gabungan, Situasi Malam Tetap Aman dan Kondusif
Tidak Terima Ditegur Pak Ogah Busur Driver Maxim, Polisi Buru Pelaku Utama
Resmob Polsek Manggala Patroli Intensif Saat Libur Malam, Wilayah Rawan Disisir
Unifikasi Hukum untuk Kepastian Hak Warga Negara
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:35 WIB

Penegakan UU Minerba di Jeneponto Dipertanyakan, Respons Polres Dinilai Lemah

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WIB

Genah Rasa Snack: Pelopor Oleh Oleh Bandung 24 Jam yang Guncang Shopee Lewat Kelezatan Tempe Goreng Fenomenal!

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:49 WIB

PN Majene Lepaskan Oknum Polisi dalam Kasus Penganiayaan Maut, Publik Bereaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:18 WIB

Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Tanggamus Belum Lapor SPT, Dinas Koperindag Jemput Bola Gandeng Ditjen Pajak

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Kapolres Maros Pimpin Patroli Gabungan, Situasi Malam Tetap Aman dan Kondusif

Berita Terbaru