Di indikasi mengalami keretakan, Warga cemas pintu air bernilai 4 miliar akan menyebabkan banjir

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Tungkal ilir – Warga Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), kini tengah dilanda kecemasan. Pasalnya, turap pintu air senilai 4 miliar rupiah yang baru saja dibangun, mengalami kerusakan parah. Akibatnya, air meluap dan mengancam lahan perkebunan warga.

Proyek yang didanai dari APBD tahun 2025 ini, seharusnya menjadi solusi untuk mengatasi masalah banjir di wilayah tersebut. Namun, fakta di lapangan justru berkata lain. Turap atau pintu air yang diharapkan kokoh menahan air, kini malah patah dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi sudah mengalami kebocoran dan meluai meluap dipemakaman umum (TPU)

“Kami sangat khawatir. Kebun kami bisa terendam kalau air terus meluap seperti ini,” ujar salah seorang petani setempat, kepada awak media Sabtu (30/11/2025).

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Di indikasi mengalami keretakan, Warga cemas pintu air bernilai 4 miliar akan menyebabkan banjir Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki kerusakan pintu air ini untuk mencegah kebocaran yg lebih parah dan mencegah banjir yang lebih besar. “Kami mohon, pemerintah segera turun tangan. Jangan sampai mata pencaharian kami hilang karena kebun terendam banjir,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Srikandi Kota Ale - Ale Ketapang Merintis di Dunia Akademis dan Pecinta Sastra

Pantauan Suara utama bersama awak media lain di lapangan menunjukkan bahwa turap penahan air memang patah. Selain itu, air juga telah meluap di area pemakaman umum (TPU) di lingkungan warga.

Terkait temuan dan keluhan warga ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kerusakan turap tersebut. Warga berharap ada investigasi mendalam dari pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan penggunaan uang negara, untuk mengungkap penyebab kerusakan dan memastikan proyek tersebut dikerjakan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Tanjabbar, yang juga merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, belum berhasil dikonfirmasi. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pribadinya belum mendapatkan respon apapun kepada awak media (Tim)

Penulis : Hengky Deviza

Editor : Andre hariyanto

Sumber Berita : Redaksi Suara utama

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi
Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:11 WIB

Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:53 WIB

Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Berita Terbaru