Desakan Keadilan Menguat: DPRD Kalteng, Pangdam, dan Kapolda Didesak Tuntaskan Kasus Andrie Yunus

SUARA UTAMA. Palangka RAYA, – Kamis (16/4/2026). Tekanan publik terhadap penuntasan kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus semakin menguat. Hal ini terlihat dalam audiensi antara Aliansi Reformasi Militer Indonesia (REFORMATI) bersama elemen mahasiswa dengan pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Pangdam XII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, serta Sekretaris DPRD, yang berlangsung di kantor DPRD Kalteng, Selasa (14/4).
Audiensi tersebut menjadi ruang penyaluran aspirasi sekaligus bentuk solidaritas terhadap korban yang hingga kini masih berjuang mendapatkan keadilan. Dalam pertemuan itu, aliansi secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku serta mengungkap motif di balik aksi keji tersebut secara transparan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan mahasiswa dalam orasinya menyoroti lambannya penanganan kasus yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. Mereka menuntut komitmen nyata dari kepolisian dan unsur militer untuk mempercepat proses hukum, sekaligus meminta DPRD Kalteng tidak sekadar menjadi pendengar, tetapi aktif mengawal kasus ini hingga tuntas.
Menanggapi desakan tersebut, pimpinan DPRD Kalteng menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang dialami Andrie Yunus. DPRD berjanji akan meneruskan dan mengawal aspirasi masyarakat agar proses penanganan berjalan secara optimal, transparan, dan berkeadilan.
Di sisi lain, Pangdam XII/Tambun Bungai dan Kapolda Kalteng menegaskan bahwa institusi mereka berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Keduanya memastikan tidak akan ada upaya menutup-nutupi fakta, serta menjamin bahwa semua pihak yang terlibat akan diproses secara hukum.
Sekretaris DPRD Kalteng turut mencatat seluruh poin aspirasi yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Ia memastikan bahwa setiap tuntutan akan diteruskan kepada pihak berwenang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut serius.
Audiensi berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Namun, di balik itu, tersimpan harapan besar dari masyarakat: agar keadilan tidak lagi tertunda, dan negara benar-benar hadir bagi korban.
(Rahmat-suarautama.id)
Penulis : Rahmat Budianto
Editor : Rahmat Budianto
Sumber Berita: DPRD Kalteng











